Site icon Berita Kota Makassar

APBD Parepare Tembus Rp 1,5 T

PAREPARE, BKM — Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe menjelaskan dalam sambutan peringatan Maulid Nabi Muhammad di Masjid Agung Parepare menjelaskan bahwa hasil pembangunan yang dicapai dalam dua tahun terakhir cukup baik. Tahun ini untuk pertama kalinya APBD Parepare tembus Rp 1.5 triliun.
”Pertama kali dilantik, APBD hanya Rp 600 miliar. Parepare juga selama dua tahun berturut-turut berhasil menetapkan APBD tepat waktu dan menyandingkan Piala Adipura dan Piala Kota Sehat,” papar Taufan.
Sementara Guru Besar UI Makassar, Prof Hamdan Juhannis, MA, Ph.D memuji tagline ‘Parepare Peduli’ yang diusung Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe. Hal ini disampaikan Hamdan pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Parepare, Kamis (14/1).
”Saya tertarik tadi dengan yang dipaparkan pak Wali Kota mengenai kosep peduli. Ini sejalan dengan ajaran Rasulullah. Agama kita mengajarkan tentang pentingnya kepedulian dan inti konsep peduli adalah empati,” kata Prof Hamdan.
Dalam ceramahnya Prof Hamdan mengatakan dia tak bisa membayangkan jika ada seseorang yang tak memiliki konsep peduli dalam dirinya. Orang seperti itu kata Hamdan, akan sulit memiliki kepekaaan terhadap sesamanya.
“Inilah yang salah satu diajarkan Rasulullah. Kita diajarkan mengenai pentingnya sikap peduli dan empati kepada orang lain,” kata Hamdan yang banyak memberikan contoh-contoh konkrit meneladani Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Konsep peduli sejalan yang dicontohkan Rasulullah pada masyarakat Madina. Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Wali Kota yang cukup visioner. Dia mengingatkan para orang tua untuk waspada terhadap pengaruh globalisasi dan kehidupan modern, utamanya bagi putra putri mereka.
Kini generasi muda lebih memilih figur luar negeri sebagai idola ketimbang mengidalokan pemimpin mereka.
“Generasi muda kita mengalami krisis karakter dan karena itulah maulid dibutuhkan untuk menjaga pengidolaan terhadap pribadi Rasulullah. Kita butuh idolah dan figur teladan, karena rentang antara kehidupan kita dengan Rasulullah sudah terlalu jauh,” katanya.
Berbagai program peduli coba dikembangkan secara perlahan dan dirasakan masyarakat. Salah satunya menaikan jumlah insentif para pegawai syara setiap bulannya.
Taufan menambahkan tahun 2016 ditetapkan sebagai tahun inovasi dan menjadi payung besar mengawal pemerintahan selama tahun 2016. (smr/C)

Exit mobile version