SENGKANG,BKM — Bupati Wajo HA Burhanuddin Unru melarang keras masyarakat wajo untuk ikut bergabung dengan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Hal ini diungkapkan Bupati Wajo melalui Kabag Humas Pemkab Wajo Hasri As.
“Pak Bupati menginstruksikan kepada instansi terkait untuk lebih mempertegas aturan ketika ada organisasi maupun semacamnya yang akan berdiri di wajo. Khusus untuk Gafatar, Bupati menolak keberadaanya di Wajo,” tegasnya
Kabag Humas menambahkan Bupati telah melakukan koordinasi dengan Kapolres, Dandim dan instansi terkait guna memperketat pegawasan terhadap organisasi utamanya yang berkaitan dengan keagamaan.
Sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Wajo A Muh Yusuf A Baharuddin menegaskan sejauh ini pihaknya belum menemukan adanya indikasi keberadaan Fafatar) di Wajo.
” Saat ini tim terpadu sementara jalan yang tergabung dalam tim terpadu yakni komunitas intelejen daerah (kominda), forum kerukunan antar umat beragama (FKUB), forum pembauran kebangsaan (FPK) dan forum kewaspadaan dini masyarakat (FKDM),” tegasnya. (ilo/C)