Site icon Berita Kota Makassar

Guru Hajar Siswa Gegara Sering Ditantang Berkelahi

Guru Hajar Siswa Gegara Sering Ditantang Berkelahi

SIDRAP, BKM — Sejatinya, seorang guru menjadi panutan dan pembimbing yang baik bagi murid-muridnya. Namun tidak bagi Zainal (19), guru honorer di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadyah Bilokka, Kelurahan Bilokka, Kecamatan Panca Lautang, Sidrap. Ia justru tega menganiaya seorang siswa bernama Riswan (14), bahkan hingga babak belur.
Tindakan kekerasan itu dilakukan Zainal terhadap Riswan di sekolah pada pukul 12.00 Wita, Kamis (14/1) lalu. Kasus itu mencuat setelah korban melaporkan tindakan yang dialaminya itu ke Polsek Panca Lautang, Sidrap.
Berdasarkan Laporan Polisi No. Pol: LP/03/I/2016/SulSel, Res Sidrap/Sek Pl, tanggal 16 Januari 2016, korban mengaku dipukuli oleh pelaku hingga ia babak belur. Korban mengalami luka lebam di wajah, serta luka memar di bagian telinga dan pundak.
Kapolsek Panca Lautang Iptu Saharuddin membenarkan terjadinya kasus penganiayaan oleh seorang guru terhadap murid di MI Muhammadiyah Bilokka. Kasus tersebut, kata dia, telah ditanganinya secara resmi.
“Sesuai ketentuan yang berlaku, kami telah memanggil dan memeriksa saudara terlapor, dalam hal ini Pak Zainal. Sementara ini kami masih menunggu perkembangan hasil penyidikannya. Kami tidak melakukan penahanan, karena Pak Zainal cukup kooperatif dan ada jaminan dari pihak keluarga dan sekolah bahwa yang bersangkutan tidak akan melarikan diri,” ” kata Saharuddin.
Kepala Sekolah Madrasah Iptidaiyah (MI) Muhammadiyah Bilokka Sitti Halijah yang dikonfirmasi terpisah, Minggu (17/1) mengaku sudah turun tangan untuk menengahi antara pelapor dengan terlapor di Polsek Panca Lautang.
“Ini sementara saya dampingi Zainal di polsek, karena sementara diambil keterangannya oleh penyidik,” kata Sitti Halijah yang dihubungi melalui telepon selulernya, kemarin.
Halija menceritakan, kasus ini dipicu karena kesalapahaman keduanya, dimana korban sering mengejek gurunya di saat jam-jam pelajaran.
Menurut dia, sebenarnya korban Riswan ini adalah siswa Madrasah Tsanawiah (MTs) dan Zainal guru honorer di MI. Kebetulan sekolah MI dan MTs ini satu komplek lingkungan sekolah di bawah naungan Kementerian Agama Sidrap.
Ceritanya, kata Halijah, sebelum penganiayaan, Zainal tidak punya niat menganiaya korban. Dia terpaksa memukul korban karena jengkel sering diejek saat mengajar. Selain itu, korban juga sering juga menantang dan mengajaknya berkelahi.
Padahal, menurut Halijah, dalam kesehariannya di sekolah, Zainal dikenal cukup pendiam. “Tapi maklum, namanya juga anak-anak sama guru, kadang pikirannya masih labil sehingga Risman mungkin ada dendam terhadap Risman sehingga sering mengajak berkelahi gurunya. Ajakan berkelahi itu sering disampaikan korban kepada teman sekelasnya, dan kemudian memberitahukan langsung kepada Zainal,” katanya.
Selaku kepala sekolah, Halijah mengaku tidak ada pihak yang dibela maupun disalahkan. Namun dia berharap kasus ini tidak berlanjut dan ada penyelesaian secara kekeluargaan.
“Kami sementara mediasi pihak keluarga korban, yakni orang tua korban bernama La Ware dengan keluarga Zainal. Kepala sekolah korban Pak H Muliadi juga sudah kita hubungi ikut memediasi agar ini bisa diselsaikan secara kekeluargaan. Saya musyawarah dengan guru. Termasuk memanggil Zainal, karena kami semua juga tidak inginkan peristiwa ini terjadi,” tandasnya.
Terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sidrap melalui Sekertarisnya H Gaffar, mengaku sudah menerima laporan dari anak buah terkait kasus itu. “Iya, barusan juga saya terima laporannya. Kami berusaha mencari tahu bagaimana persoalan sebenarnya. Kalau memang ada kesalahan dari pelaku tentu akan disanksi tegas. Kalau memang diperlukan, kami juga akan turun memediasi masalah ini,” kata Abd Gaffar melalui telepon selularnya, kemarin.
Menurut dia, MI dan MTs Bilokka merupakan sekolah yayasan, namun tetap dinaungi oleh Kemenag. Karena itu, pihaknya berusaha untuk mencari penyelesaian yang terbaik, dan tetap menyerahkan sepenuhnya ke Polsek Panca Lautang. (ady/rus/b)

Exit mobile version