PINRANG, BKM — Tim Buser OPT (Organisme Pengganggu Tanaman), melakukan pengendalian hama tikus bersama kelompk tani sipatuo, sipatokkong, elopuang, rirennuang, siamasei Desa Bunga Kecamatan Mattiro Bulu, Senin (18/1)
Koordinator Buser Distanak Pinrang Kamaruddin Yakub, SP. M.Si bersama Koordinator POPT (pengendali organisme penganggu tanaman) Amirullah SP kepada BKM menjelaskan pengendalian ini dilakukan secara rutin bahkan hari libur tim buser OPT turun ke lapangan.
“Waktu terus digunakan di lapangan untuk bantu para petani, hal in dilakukan untuk mengantisipasi munculnya serangan OPT (organisme penganggu tanaman) dengan menurunkan 12 anggotanya dengan rincian 4 yang sudah definitif dan sisanya masih tenaga sukarela dan butuh perhatian dari pemerintah,”ujar Kamaruddin
Petugas Buser OPT Distanak Pinrang ada lima momen yang tepat mendampingi petani satu. Sebelum turun sawah melakukan sosialisasi ditingat petani terkait penanganan OPT 2. melakukan monitoring keliling disetiap kecamatan setelah ada pertananam. 3. berkordinasi dengan POPT dan bersama-sama melakukan pengamatan OPT. 4 Melakukan tindakan pengendalian berdasarkan hasil pengamatan POPT. PPL. dan tm buser OPT sendiri. 5 Mengevaluasi hasil pengendalian OPT
Pelibatan petani dan PPL dan masyarakat untuk membasmi OPT yang merusak tanaman dengan cara memberi racun tiran sehingga hama tikus bisa mati dengan cepat, akhirnya hasil padi para petani bisa meningkat. (gun/C)