MAKASSAR,BKM– Aksi demo yang digelar masyarakat Pangkep yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Pangkep Bersatu kembali menyoal dugaan ijazah palsu milik Bupati Pangkep terpilih H Syamsuddin A Hamid. Bahkan kasus tersebut telah dilaporkan ke mabes Polri pada Selasa (19/1). Selain melapor ke mabes Polri, aliansi juga mendatangani kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Pangkep guna mendesak Kadisdik, Muhammad Ridwan agar bertanda tangan dalam surat pernyataan bahwa ijazah Syamsuddin adalah palsu.
Perwakilan massa yang diwakili Syawir Yasin dan H Matahari akhirnya bertemu dengan Ridwan. Saat itu, perwakilan massa meminta agar Ridwan memperlihatkan nomor stambuk Syamsuddin Hamid yang ada, namun Kadisdik Pangkep itu secara tegas menolak tuntutan perwakilan massa dengan alasan nomor stambuk merupakan dokumen negara, “Kapan saya memperlihatkan saya melanggar sumpah jabatan, sebagai Kadis. Saya ini penjabat negara, kecuali yang minta penyidik Polri baru bisa saya keluarkan,”ujar Ridwan.
Menurut Aco salah seorang yang ikut menggelar aksi demo yang dikoordinir Sukma Paramita juga membawa copian ijazah milik Kartini sebagai perbandingan ijazah milik Syamsuddin. “Kami mendapatkan data ini dari H Akhsan Patetengi dan Kartini, makanya kami lampirkan Ijazah Kartini dan Syamsuddin sebagai perbandingan, mana yang benar,”ujar Aco.
Kadisdik Ridwan mengaku menolak tiga tuntutan pendemo karena sudah ditangani pihak kepolisian.
Di Gowa, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Zainal Ruma akan menggelar rapat penetapan bupatin dan wakil bupati terpilih, Rabu (20/1) hari ini. “Semua persiapan telah rampung, termasuk undangan sudah disebarkan, termasuk seluruh lawan AdnanKio juga menerima undangan”ujar Zainal.
Berbeda dengan KPU Selayar yang menggelar pleno p[enetapan pada Selasa malam.
Bupati terpilih Basli Ali mengatakan, keputusan MK menandakan Pilkada Selayar telah usai. Seluruh masyarakat kini harus memusatkan perhatiannya kepada pemerintahan kedepan demi kepentingan bersama.
Basli Ali juga menghimbau kepada warga untuk senatiasa mengwasi dirinya dalam menjalankan pemerintahan. Terlebih dengan apa yang sudah ia janjikan di visi misinya sebelumnya.
Untuk 100 hari kerjanya, Basli akan memusatkan perhatiannya kepada Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPMJD) yang telah ia rancang. Selanjutnya akan mengevaluasi APBD pokok yang telah diketuk untuk melaraskan seluruh program yang telah dijanjika kepada masyarakat. (dita-leo/rif/b)
Kadisdik Pangkep Didesak Perlihatkan Stambuk Syamsuddin

ilustrasi