Site icon Berita Kota Makassar

Satpol PP Mulai Bertaji

Satpol PP Mulai Bertaji

MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menyesalkan masih adanya pegawai negeri sipil (PNS) maupun honorer yang berkeliaran di jam kerja di luar tugas lapangan.

Bahkan Danny sapaan akrabnya sempat memantau PNS yang berada di warung kopi (warkop) maupun di tempat lainnya.”Saya sudah instruksikan Satpol PP untuk melakukan razia PNS yang nongkrong di Warkop ataupun di mal dan pasar saat jam kerja,” ujar Danny.
Wali Kota berlatar belakang arsitek itu, tidak akan mentolerir bagi PNS Pemkot Makassar yang malas masuk kerja.
Selain merazia PNS, Danny juga meminta Satpol PP untuk merazia pelajar yang bolos pada saat jam belajar.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Makassar, Iman Hud membenarkan, jika ada instruksi dari Wali Kota untuk menertibkan PNS dan pelajar di jam kerja dan jam sekolah. Ia berjanji dalam waktu dekat akan melakukan razia.
“Kami sudah rapat dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Makassar terkait razia yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Kita akan mencari oknum PNS yang bolos di Warkop,” kata Iman, Rabu (20/1).
Iman juga mengaku, akan menerjunkan kurang lebih 10 personel dibantu personel dari BKD Makassar.
“Saya akan terjunkan kurang lebih 10 personel dengan menggunakan mobil pick-up bersama anggota dari BKD,” ujarnya.
Selain itu, ia juga akan merazia pelajar yang berkeliaran di luar jam belajar. Hal itu menyusul maraknya siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Pertama (SMA) di Makassar yang berkeliaran di sejumlah titik terutama di mal.”Kami juga akan merazia pelajar yang bolos dan akan ditindaki dengan menyerahkan ke sekolah mereka masing-masing,” ucapnya.
Hal yang sama juga dikatakan Kepala Bidang (Kabid) penegakan Peraturan Daerah (Perda) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar, Edwar. Edwar menegaskan, pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Makassar untuk melakukan razia di berbagai sekolah saat jam belajar.
“Insya Allah, pekan depan kami akan gelar razia. Siswa yang kedapatan bekeliaran di luar sekolah saat belajar akan ditindak tegas,” ujar Edwar.
Ia juga mengatakan, ia akan menerjunkan sebanyak 150 personel untuk merazia pelajar di Kota Makassar.
“Langkah ini diambil berdasarkan intruksi Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang menggerakan Satpol PP untuk melakukan pengamanan dan penertiban dari segala hal. Jadi kita kira didalam penegakan Perda maka harus lakukan petertiban pelajar bolos saat jam belajar,” tambahnya.
Dari pantauan BKM, sejumlah PNS Pemerintah Kota Makassar dan Provinsi Sulsel makin terang-terangan berada di warung kopi (warkop), mal dan pasar saat jam kerja.
Tanpa rasa bersalah dan seakan tak punya beban, mereka asyik menikmati kopi yang disuguhkan pelayan warkop. Mereka tampak asyik tertawa bersama rekannya sesama pegawai, meski di jam tersebut masih ada warga yang membutuhkan pelayanan mereka baik langsung maupun tak langsung.
Mereka dapat dijumpai di Warkop Dg Anas, Warkop Buana, Phoenam, Dg Sija, Mal Panakukang, MTC, pasar Terong dan Butung. Mereka dengan santainya mencari keperluan pribadi, bukan kepentingan instansi di tempatnya bekerja.
Seperti di Pasar Toddopuli, PNS yang masih berpakaian dinas lengkap ini berbelanja kebutuhan rumahnya, padahal jam masih menunjukkan pukul 10.00 Wita.
Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Iqbal Suhaeb juga menegaskan, tidak dibenarkan seorang PNS berada di warkop pada jam kerja. Mereka dibenarkan berada di luar kantor jika mendapat surat tugas dinas luar.
Karena itu, Satpol PP juga akan menggelar razia PNS.“Terkait tempat dan waktunya, tentu kami tidak boleh membocorkan. Yang jelas kalau wartawan mau ikut razia, nanti saya ajak,” ungkapnya.
Jika dalam razia nantinya ditemukan PNS yang berkeliaran tanpa alasan jelas saat jam kerja, Satpol PP akan menegur langsung dan melakukan pendataan kemudian dilaporkan kepada SKPD masing-masing.(arf-rhm/b)

Exit mobile version