Site icon Berita Kota Makassar

Siapapun Rektor, UNM Harus Bebas dari Tawuran

MAKASSAR, BKM–Suksesi bakal calon rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) mulai memanas, saling klaim kekuatan diantara enam bakal calon rektor sudah mulai terlihat.
Seperti halnya, bakal calon rektor Prof Husain Syam yang mengakui telah mengantongi 30 sampai 50 persen suara.
Meski mulai memanas, pengamat sosial di Kota Makassar dan mahasiswa UNM hanya berharap, siapapun rektor terpilih nantinya UNM harus terbebas dari aksi tawuran.
Menurut sosiolog, M Darwis mengatakan, seorang rektor harus bisa melaksanakan tugas dan kewenangan dengan baik. Yang paling utama adalah menaikkan grade dari kampus yang dipimpinnya. Minimal grade secara nasional.
Untuk menaikkan grade itu, kata Darwis, tentunya berbagai persoalan perlu dibenahi. Mulai dari kegiatan akademik, karya ilmiah, penelitian dan semua kegiatan yang bisa meningkatkan kualitas kampusnya.
Yang juga perlu mendapat penekanan adalah menciptakan suasana aman dan tentram dalam kampus, agar segala aktifitas perkuliahan dan kegiatan ilmiah bisa berjalan dengan lancar.
Salah satu langkah yang harus dilakukan yakni menekan terjadinya tawuran di kalangan mahasiswa. Dia menilai, selama ini, aktifitas negatif yang paling mengganggu perkuliahan adalah aksi tawuran antarmahasiswa.
Karena itu, dia menegaskan, siapapun yang berniat dan terpilih jadi rektor sebuah kampus, salah satu agenda utama yang harus dilakukan adalah mencegah terjadinya tawuran baik di dalam maupun di luar kampus.
“Agenda ini saya kira paling penting agar akfititas kampus bisa berjalan lancar. Otomatis jika aktifitas kampus baik, akan mempengaruhi kualitas sebuah kampus,” pungkasnya.
Harapan yang sama juga datang dari mahasiswa jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik sementer VI, Noval Mahdi. Dia hanya berharap bahwa kampus UNM jauh dari politik dan fasilitas pembelajaran memadai disetiap fakultas. Termasuk yang terpenting, bebas dari aksi tawuran mahasiswa.”UNM harus jauh dari politik dan fasilitas memadai disetiap fakultas, serta rasa aman,” kata Upai sapaan akrabnya.
Harapan tersebut juga datang dari mahasiswa jurusan Bahasa Asing/Jerman, Ferdi.
Dia berharap UNM ke depan bisa jauh lebih baik dan yang paling penting menurutnya adalah bagaimana Rektor terpilih nanti membenahi fasilitas pembelajaran.”Semoga dengan terpilihnya Rektor baru akan membawa nama UNM semakin baik, dan tidak ada lagi tawuran,” harap Ferdi.
Diketahui, enam bakal calon rektor yang akan bertarung yakni, Dekan Fakultas Teknik UNM Prof Husain Syam, Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra, Dr Syarifuddin Dollah, Kepala LPMP Sulsel, Prof Wasir Thalib, Direktur Program Pasca Sarjana UNM, Prof Jasruddin, Dekan FMIPA, Prof Hamzah Upu, dan Pembantu Rektor III UNM Prof Henri Tahir.
Keenam bakal calon tersebut, telah memaparkan visi dan misinya, sehari sebelumnya.(rhm-man/war/c)

Exit mobile version