Site icon Berita Kota Makassar

Aktif Aksi Sosial dan Sosialisasi Bahaya Narkoba

BKM/RAHMAWATI AMRI SAFETY RIDING-Salah satu kegiatan yang dilakukan komunitas MTC adalah sosialisasi safety riding.

TIDAK banyak komunitas motor yang menaruh perhatian serius terhadap bahaya narkoba. Termasuk keamanan dalam berkendara alias safety riding. Namun, Makassar Tiger Club (MTC) sudah menunjukkan eksistensinya sebagai wadah yang sangat peduli terhadap aksi-aksi sosial.

Laporan: Rahmawati Amri

TAK terhitung kegiatan sosial kemasyarakatan yang telah dilakukan para bikers MTC. Mulai melakukan sosialisasi pentingnya mematuhi rambu-rambu lalulintas, aksi donor darah, hingga sosialisasi bahaya narkoba ke sekolah-sekolah.
Ketua Umum MTC Moh Sophian Ihramsyah mengatakan, untuk memaksimalkan kerja-kerja sosial yang dilakukan komunitasnya, dibentuk kompartemen khusus. Satu berhubungan dengan edukasi, dan satu lagi terkait sosial kemasyarakatan.
Dia mengatakan, MTC membentuk Tiger Respon Cepat (TRC) yang bertujuan memberikan respon cepat terhadap kebakaran, bencana alam dan lainnya.
Untuk menunjang bidang TRC, pihaknya sudah melakukan persiapan-persiapan seperti pengumpulan baju bekas layak pakai, dana taktis dari sumbangan-sumbangan anggota, maupun masyarakat yang mempercayakan bantuan sosialnya melalui TRC.
“Jadi ketika ada bencana yang terjadi, TRC siap turun untuk menyalurkan bantuan tersebut,” jelas Sophian.
Ada juga Tiger Goes To School (TGS). Kompartemen ini bertujuan memberikan edukasi dan penyadaran bagi siswa SMA dan masyarakat luas pada umumnya. Mulai pentingnya safety riding, bahayanya geng motor serta narkoba dan HIV/AIDS.
Untuk safety riding, TGS berkoordinasi dengan institusi terkait seperti kepolisian. Sementara untuk penyebaran informasi terkait bahaya narkoba dan HIV/AIDS, MTC berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar, BNNP, BNNK, KPA Kota Makassar, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan LSM Metamorfosa Makassar serta institusi lain yang terkait.
Kepedulian MTC pada permasalahan sosial yang terjadi bukan baru kali ini. Sejak awal berdirinya, sudah banyak aktivitas sosial yang dilakukan, seperti pemberian bantuan bagi korban kebakaran, banjir, anjangsana ke panti asuhan, dan kegiatan lainnya.
“Namun dalam masa kepengurusan kali ini, akan lebih ditingkatkan lagi seiring dengan maraknya persoalan sosial yang terjadi di Sulawesi Selatan,” ungkap Sophian.
Tahap awal pelaksanaan TGS rencananya dimulai pertengahan Februari 2016. Saat ini sementara melakukan assement dengan pihak terkait.
Selain kegiatan sosial, jadwal touring ke sejumlah wilayah juga tetap dilakukan. Komunitas yang saat ini beranggotakan 371 orang itu sudah mengagendakan sejumlah touring tahun ini
Diantaranya touring ke Malino pada 26 Maret, touring Pinrang 28-29 Mei, touring Bira, Bulukumba 6-7 Agustus, touring Bone 10 Desember, dan touring ke Gorontalo 25 Februari.
Salah seorang anggota MTC Al Fateh mengatakan, banyak hal positif yang dirasakan sejak bergabung dengan komunitas MTC. Selain sebagai wadah menjalin silaturrahmi antarsesama pecinta motor Tiger, MTC juga jadi ajang saling tukar informasi dan pengalaman terkait motor Tiger.
Bukan itu saja, Fateh mengaku, MTC juga memupuk jiwa empati untuk peduli dan saling berbagi dengan sesama. Dan tentu saja, pengalaman-pengalaman menarik dijumpai saat melakukan touring dengan anggota komunitas MTC lainnya. (*/rus/b)

Exit mobile version