Site icon Berita Kota Makassar

Mandiri Sejak Kecil

DUKUNGAN yang datang dari berbagai kalangan telah mendorong banyak mahasiswa dan mahasiswi yang maju dalam berusaha. Salah satunya Gadis Surya Pratiwi.
Di tengah-tengah rutinitasnya mengikuti perkuliahan, mahasiswi semester VIII Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Jurusan Administrasi Negara Universitas Hasanuddin ini juga memulai usaha kuliner. Hasilnya kini ia sudah rasakan.
Berkat keuletannya dalam berbisnis, Gadis kini sudah memiliki dua tempat usaha kuliner yang diberi nama Kedai Smoothie & Dessert. Masing-mading di Jalan Hartaco Indah, dan Jalan Abdullah Dg Sirua.
Kuliah sambil membuka usaha memang menjadi keinginan Gadis. Apalagi ia tergolong mandiri sejak kecil. Ya, Gadis sudah ditinggal pergi untuk selama-lamanya oleh sang ibunda ketika masih berusia enam tahun. Jadilah ia dirawat dan dibesarkan oleh ayahnya.
Karena itu, dia selalu berusaha untuk belajar dan memperbaiki diri. Termasuk dalam meraih apa yang dicita-citakannya.
Merintis usaha ketika duduk di bangku kuliah, diakui Gadis, menjadi bagian dari upayanya meniti karir. Ada suka dan duka selama menggeluti usahanya. Dia selalu belajar dari kesalahan untuk kemudian memperbaikinya agar lebih baik lagi di waktu-waktu berikutnya.
”Dalam berusaha itu banyak berdoa, disamping mengatur planning dan menyusun strategi agar yang diperoleh bisa lebih maksimal. Jangan lupa memperkuat jaringan serta menjalin hubungan yang baik dengan banyak orang,” ujarnya.
Diakui Gadis, mendiang ibunya merupakan salah satu yang memotivasi dirinya. Namun ia tidak bisa berlama-lama menikmati kebersamaan dengan sang ibu, karena dipanggil Yang Maha Kuasa.
”Sejak beliau tidak ada, ayah sekaligus menjadi ibu bagi kami. Saya mulai belajar mandiri mulai dari kecil,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Sang ayah mendukung sepenuhnya apa yang menjadi keinginan Gadis. Ia mendorong apa yang terbaik bagi buah hatinya itu.
”Yang jelas, segala kegiatan potisif yang saya lakukan sangat mendapat dukungan dari ayah. Beliau tak lupa mengingatkan untuk mengutamakan pendidikan,” terangnya.
Selain usaha kuliner, alumni SMAN 2 Makassar ini juga sering mengisi waktunya dengan menyalurkan hobinya menari. Ketika tampil, ia kerap memperkenalkan tentang budaya dari tanah kelahirannya, Enrekang.
Berkat hobinya itu pula, Gadis pernah menjadi utusan Dinas Pariwisata Sulsel untuk mempromosikan kebudayaan. Kini, ia bergabung dalam Perguruan Tinggi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (PT Hipmi) Makassar, yang membidangi Usaha Kecil dan Menengah (UKM). (ish/rus/c)

Exit mobile version