Site icon Berita Kota Makassar

Sudah 421 Warga Sulsel Terserang DBD

Sudah 421 Warga Sulsel Terserang DBD

MAKASSAR, BKM — Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang meminta kepada masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan, menyusul semakin meningkatnya penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Saat ini tercatat sebanyak 421 penderita DBD, yang dirawat secara menyebar di beberapa rumah sakit yang ada di Sulsel.
Agus mengatakan bahwa kebersihan lingkungan, seperti mengurangi genangan air di sekitar lingkungan, merupakan salah satu cara untuk mengurangi berkembangnya nyamuk yang berpotensi membawa penyakit mematikan itu.
Dia juga meminta kepada Dinas Kesehatan dan rumah sakit agar melakukan pendataan tempat tinggal atau domisili para penderita penyakit DBD. Hal itu, menurut Agus, akan memudahkan petugas kesehatan untuk melakukan pencegahan atau pemusnahan sarang nyamuk di lingkungan tempat tinggal penderita.
“Saya minta supaya pihak rumah sakit mencatat dengan baik lokasi tempat tinggal para pasien DBD, untuk memudahkan petugas melakukan antisipasi di lapangan” kata Agus ketika mengunjungi pasien DBD di Rumah Sakit Sayang Rakyat, Kamis (4/2).
Pasien penderita DBD yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Sayang Rakyat, terhitung Desember 2015 hingga awal Februari 2016, tercatat sebanyak 35 orang pasien inap. Dari jumlah itu, didominasi oleh pasien anak anak.
Wagub Sulsel didampingi Kadis Kesehatan Sulsel Rahmat Latief dan Kepala Pelayanan Medik Dr Theresia, memasuki semua ruangan perawatan yang dihuni pasien penderita DBD. Agus menghimbau kepada masyarakat untuk tidak memandang remeh apabila ada anggota keluarganya yang mengalami demam. Sebaiknya segera mengambil tindakan untuk mendapatkan penanganan medis sebelum kondisinya sudah terlanjur parah dan terlambat ditangani oleh tenaga medis.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Rahmat Latief, menjelaskan bahwa potensi berkembang biaknya nyamuk berbahaya tidak selamanya bersumber dari genangan air kotor. Tetapi juga dapat bersumber dari genangan atau penampungan air bersih. Yang jelas, menurut Latief, air merupakan wadah utama tempat berkembangnya serangga penyebab penyakit DBD. (rhm/rus/c)

Exit mobile version