Site icon Berita Kota Makassar

Diknas Gandeng Satpol dan Polisi Razia Siswa Bolos

ALALUDDIN WORKSHOP -- Kepala Dinas Diknas Mamuju, Hj Murniani (dua dari kanan) memberi pengarahan kepada peserta workshop yang berlangsung di aula SMP 2 Mamuju.

MAMUJU, BKM — Dalam melakukan penguatan ekosistem pendidikan, pihak SMP 2 Mamuju berpedoman pada aturan kementerian pendidikan. Untuk membangun silaturahmi antara orangtua siswa serta membangun karakter pada siswa SMP 2 Mamuju, kata Ketua Panitia Workshop, Tri Nuryanto, kegiatan ini akan melibatkan para orangtua siswa serta membangun karakter pada siswa SMP 2 Mamuju.
Workshop bertema ‘Penguatan Ekosistem Pendidikan’ ini sendiri diselenggarakan Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Mamuju bersama SMP 2 Mamuju, di aula SMP 2 Mamuju, Selasa (2/2). Workshop ini dibuka Kepala Dinas Diknas Mamuju, Hj Murniani didampingi Kepala SMP 2 Mamuju, H Syamsuddin.
Syamsuddin mengatakan, workshop ini sebagai upaya untuk memaksimalkan peningkatan prestasi para anak didik ke depannya. Diungkapkan, selain prestasi, ke depan perlu juga dibangun kerjasama yang baik dalam membangun karakter para siswa sebagai generasi masa akan datang. ”Jadi perlu memang dibangun kerjasama yang baik antara kalangan guru, orangtua siswa, dan siswa sendiri. SMP 2 Mamuju akan dijadikan sebagai sekolah rujukan yang ada di wilayah Mamuju ini. Dengan predikat yang disandang ini, maka harus mampu dipertahankan dan dijaga secara bersama dalam meningkatkan kualitas pada anak-anak dan siswa siswi yang ada di sekolah ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Mamuju, Hj Murniani, dalam pemaparannya di hadapan para peserta workshop orientasi membangun ekosistem pendidikan yang mampu menumbuhkan karakter serta budaya berprestasi, mengatakan, apa yang dilakukan ini adalah program utama yang dilakukan Kementerian Pendidikan yang dipimpin Anies Baswedan.
Langkah ini dilakukan terkait adanya jarak antara guru dengan para orangtua siswa. ”Para pelaku pendidikan harus mampu memberikan yang baik dengan mengarahkan pada kualitas mendapatkan ilmu. Kami juga telah melakukan kerjasama dengan pihak Satpol PP dan kepolisian untuk melakukan razia kepada anak sekolah yang tidak masuk sekolah. Langkah ini kami lakukan dalam menjaga anak-anak untuk mengarahkan mereka ke hal yang positif,” katanya. (ala/mir/c)

Exit mobile version