GOWA, BKM — Warga Sungguminas mulai mengeluhkan kondisi jalan berlubang di sejumlah ruas jalan. Jalan yang paling dikeluhkan, yakni Jalan KH Wahid Hasim tepat di depan Pasar Sentral.
Pascra kebakaran, para pedagang di Pasar Sentral Sungguminasa hingga kini masih menempati kios darurat di satu lajur jalan tersebut. Akibatnya, kendaraan yang melintas di jalan ini tak jarang menghadapi macet.
Selain aktivitas pedagang yang mulai mengganggu arus lalu lintas, kemacetan juga dipicu oleh banyaknya lubang di jalan tersebut. Lubang belakangan muncul pasca hujan yang menggenangi jalan beberapa pekan terkahir.
“Kita mau ada perbaikan jalan. Jangan hanya tambal sulam. Kalau perlu lajur satu yang ditempati pedagang juga segera difungsikan. Kita stres karena setiap hari jalan ini macet,” ungkap Arif, warga Pallangga, Jumat (5/2).
Hal senada juga diungkapkan pedagang yang menempati lods darurat. Mereka mengaku terpaksa berjualan menggunakan ruas jalan karena renovasi pasar pasca kebakaran belum berjalan.
“Maumi diapa pak kita pasrah mami kalau macet. Lagian kita mau pindah tapi pasar belum dibangun,” kata Marnis, salah seorang pedagang. (sar-ril/c)