Site icon Berita Kota Makassar

Warga Sekitar TPA Dukung Revitalisasi

MAKASSAR, BKM –Sejumlah warga di sekitar lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamanggapa, Antang mendukung dan merespon positif rencana Pemerintah Kota Makassar melakukan revitalisasi TPA.
Selama ini, warga mengaku, TPA sudah mengalami over lout atau kelebihan kapasitas sehingga banyak sampah yang berhamburan di sekitar TPA.
“Saya selaku warga sangat senang dengan adanya revitalisasi TPA. Sebab dengan revitalisasi, permasalahan sampah hingga dampak yang ditimbulkan ke warga seperti bau dan sampah berhamburan di jalan tidak terjadi lagi,” ujar Jufri warga Tamanggapa, Senin (8/2).
Pendapat yang sama disampaikan, Rahman, salah seorang pemulung yang juga tinggal di areal TPA Antang. Dia menilai, sampah merupakan rejeki orang sekitar TPA Antang, jadi dengan adanya rencana revitalisasi maka bertambah rejeki orang sekitar TPA.”Bagi pemulung ini rejeki, tidak ada masalah mau dikasih lebar atau dibangun dengan model yang lain,” ungkap Rahman.
Memang diakui, persoalan sampah masih terus mendera Kota Makassar. Pemerintah kota berusaha untuk mencari solusi mengatasinya. Salah satunya dengan memperluas areal Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Tamangapa, Antang.
Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto bahkan sudah mengancang-ancang bahwa pada bulan Maret mendatang revitalisasi TPA Antang akan dimulai. Ia sudah menginstruksikan untuk mempercepat tender pembebasan lahan seluas 5 hektare guna menambah luas TPA. Dengan penambahan ini, nantinya luas TPA Antang akan mencapai 21 hektar. Anggaran yang dialokasikan untuk revitalisasi ini sebesar Rp15 miliar.
”Kami memang sudah merencanakan akan membenahi TPA Antang. Kegiatannya akan dimulai bulan Maret, baik untuk pembebasan lahan hingga pelaksanaan fisik di lapangan,” terang Danny.
Nantinya, tambah Wali Kota, akses keluar masuk ke TPA akan dibuat secara khusus.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mendukung sepenuhnya langkah pemkot untuk merevitalisasi TPA Antang. Sebab selama ini banyak warga sekitar TPA yang mengeluhkan bau, asap serta air yang sering tergenang. Termasuk antrean panjang armada pengangkut sampah yang menimbulkan kemacetan.
Anggota Komisi A Jufri Dg Pabe mengatakan, solusi persoalan sampah di TPA Antang harus secepatnya dilaksanakan. Jika pemkot hendak melakukan revitalisasi, hal itu hendaknya segera direalisasikan.
”Sejak dulu dewan menyuarakan agar persoalan sampah di TPA Antang segera diatasi. Sebab biasanya, setiap memasuki musim penghujan, bau yang ditimbulkan sangat menyengat dan mengganggu warga sekitar. Termasuk volume sampah yang terus menggunung,” terang Jufri.(jun/war/c)

Exit mobile version