Site icon Berita Kota Makassar

Belajar Otodidak

BKM/CHAIRIL Yunita Haruna Penyiar Radio/Presenter TV

BKM/CHAIRIL
Yunita Haruna
Penyiar Radio/Presenter TV YUNITA HARUNA (25) tidak pernah membayangkan akan menjadi seorang penyiar radio sekaligus presenter televisi swasta lokal di Makassar. Apalagi ia sama sekali tak memiliki latar belakang pendidikan di dunia broadcasting.
Ternyata, kemampuan bercuap-cuap di depan mike dan kamera didapatkan cewek kelahiran Soppeng, 5 Oktober 1990 ini secara otodidak. Ia memang rajin mendengar radio dan menyaksikan siaran televisi di rumahnya.
Sebenarnya, Yunita yang memiliki paras cantik ini dari kecilnya bercita-cita menjadi seorang guru. Namun takdir dan perjalanan waktu membawanya kepada profesinya saat ini.
Di tahun 2011 lalu ia mencoba ikut pendaftaran Putri Indonesia tingkat Sulawesi Selatan. Modalnya saat itu adalah wawasan serta postur tubuh yang ideal, dan raut wajah yang cantik. Tak sia-sia, Yunita berhasil lolos masuk ke babak final.
BKM/CHAIRIL
Yunita Haruna
Penyiar Radio/Presenter TV Ketika dinyatakan lolos untuk ikut audisi di Jakarta, secara bersamaan Yunita mendapatkan tawaran menjadi seorang penyiar radio di Makassar. ”Kesuksesan di tangan anda,” begitu kalimat yang menggelayut di kepalanya.
Tanpa pikir panjang, ia menerima tawaran untuk menjadi penyiar radio. Alasannya, dunia yang satu ini cukup menantang. Karena untuk memberikan informasi kepada masyarakat melalui siaran radio, diperlukan vokal serta intonasi yang baik. Sehingga pendengar bisa paham dan menyimak dengan baik informasi serta pesan yang disampaikan.
Sebelum bergabung dan menerima tawaran untuk menjadi penyiar radio, Yunita mengaku belum memiliki pengalaman sama sekali. Rasa ingin tahu dan mencoba, muncul begitu kuat untuk bergabung. Sekaligus keinginan mendapatkan pengalaman baru, yang ia nilai masih minim digeluti kaum Hawa ketika itu.
“Awalnya saya ikut audisi Putri Indonesia tapi malah nyangkut jadi penyiar radio. Saya sebelumnya hanya belajar otididak dan belum memiliki pengalaman di bidang itu. Tapi kemauan untuk belajar dan belajar terus saya ditanamkan. Dengan begitu saya bisa mengetahui apa yang harus saya lakukan, hingga akhirnya juga diterima menjadi presenter di salah satu TV lokal di Makassar,” ujarnya.
Hanya berselang beberapa tahun menjadi penyiar radio, karier Yunita melaju, tepatnya di tahun 2014. Saat ini, ia berprofesi sebagai penyiar sekaligus presenter TV.
BKM/CHAIRIL
Yunita Haruna
Penyiar Radio/Presenter TV Sejak dulu ia juga mengaku mendapatkan referensi untuk bergabung menjadi presenter TV dan selalu mencobanya. Usaha Yunita itupun berbuah manis. Ia juga diterima menjadi presenter televisi. Dua-duanya kini dilakoni secara beriringan.
Meski jadwalnya terbilang padat, Yunita mengaku tetap santai dan profesional menjalani kedua profesinya itu. Iapun harus pintar-pintar mengatur dan memanfaatkan sebaik mungkin waktu yang ia miliki baik untuk menyiar, presenter dan juga berkumpul bersama keluarga.
Baru-baru ini Yuanita telah melangsungkan pernikahan bersama seorang pria asal Kepulauan Selayar. Ia mengakui suaminya sangat mendukung apa yang ia kerjakan saat ini, dan akan tetap menjalani profesinya hingga benar-benar sukses. (arf/rus/c)

Exit mobile version