MAKASSAR, BKM — Hari pertama masuk kerja pasca libur Imlek, sebanyak 2.000 pegawai negeri sipil (PNS) lingkup Pemprov Sulsel tidak masuk kerja.
Kepala Bidang Kinerja dan Kesejahteraan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Sulsel, Suraedah di ruang kerjanya, Selasa (9/2) membenarkan hal tersebut. Menurutnya, dari 10.400 PNS yang ada di Pemprov Sulsel, sekitar 20 persen atau 2.000-an PNS tidak hadir.
“PNS lingkup Pemprov Sulsel yang tidak hadir sekitar 20 persen,” kata Suraedah.
Dia mengaku akan mengecek ulang tingkat kehadiran tersebut berdasarkan absensi di setiap satuan kerja.
Beberapa alasan disebutkan menjadi penyebab ketidakhadiran PNS pascalibur Imlek. Diantaranya, karena sakit, izin cuti, dan ada juga yang tidak masuk kerja tanpa izin sama sekali.
Dia melanjutkan, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, PNS yang tidak hadir tanpa keterangan bisa diberi sanksi berupa pemotongan tunjangan pegawai negeri atau populer disebut pakasi.
Sementara PNS yang tidak masuk kerja selama 46 hari secara berturut-turut akan diberikan sanksi disiplin berat berupa pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau pemberhentian tidak dengan hormat dari PNS.
Sementara itu, Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Latief menjelaskan, terkait ketidakhadiran PNS kemarin yang jumlahnya cukup banyak, pihaknya belum mengecek secara langsung ke BKD.
Dia melanjutkan, ketidakhadiran PNS di hari pertama masuk kerja disebabkan beberapa alasan. Khusus di tingkat kepala SKPD, ada beberapa yang tugas luar.”Yah, kelihatannya banyak sekali undangan hari ini (kemarin-red). Tapi kalau staf, saya kira tetap stand by di kantor,” ungkap Abdul Latief.
Ditegaskan, jika ada PNS yang sengaja menambah libur tanpa keterangan, tetap ada sanksi yang akan dikeluarkan yakni pengurangan tunjangan kinerja atau pakasinya.
Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Makassar, Baso Amiruddin mengaku belum mengetahui jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Makassar yang bolos dihari pertama kerja. Pasalnya, Baso mengaku saat ini dia berada di Jakarta dalam kunjungan kerja.”Maaf saya lagi di Jakarta,” singkat Baso melaui pesan singkatnya. (rhm-arf/war/c)