MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Makassar masih akan melakukan rapat koordinasi terkait pelaksanaan tes kesehatan calon kepala sekolah (Kepsek).
Rapat tersebut jelas Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Makassar, Hasbi, dilakukan bersama Dinas Kesehatan Kota Makassar, Badan Narkotika Kota (BNK) Makassar dan pihak RSUD Makassar.
“Kami masih mau melakukan rapat untuk menetapkan waktu pelaksanaan tes kesehatan. Ini memang perlu dirapatkan,” katanya.
Untuk tempat pelaksanaan tes, Hasbi menambahkan, baru memiliki satu tempat yaitu di RSUD Makassar (Daya), dan belum mengetahui apakah ada penambahan tempat tes kesehatan untuk 400-an calon kepsek.
“Nanti dilihat di dalam rapat, apa ada penambahan tempat tes kesehatan ataukah bagaimana. Maka dari itu memang sangat perlu dikoordinasikan bersama,” terangnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menegaskan, pelaksanaan tes kesehatan calon kepsek dia serahkan sepenuhnya ke dinas terkait.
“Waktu dan tempat pelaksanaan tes kesehatan calon Kepsek saya serahkan sepenuhnya ke dinas terkait. karena merekalah yang lebih mengetahui semuanya,” singkatnya.
Sebelumnya, wali kota menegaskan, tes urine dilakukan untuk melihat apakah calon kepsek ke depan bebas narkoba dan sehat jasmani, sehingga mendapatkan kepsek yang betul-betul mumpuni.
“Mereka yang lolos akan mengikuti tes urine. Hal ini sebagai bentuk untuk melakukan revolusi pendidikan di Makassar, Kita ingin dunia pendidikan maju dengan baik,” ujar Danny.
Dalam pengumuman uji publik tercatat 9 SMK, 22 SMA, SMP 39, dan SD 365 yang lolos. Dimana 435 calon kepsek harus melakukan perubahan di sekolah yang dipimpinnya.(arf/war/c)