Site icon Berita Kota Makassar

Calon Kepsek Belum Aman, Siapkan Pengganti

MAKASSAR, BKM –Posisi 435 calon kepala sekolah (Kepsek) yang dinyatakan lolos hasil tes uji publik ternyata belum aman. Pemerintah Kota Makassar menyiapkan calon kepsek pengganti jika ditemukan calon kepsek bermasalah dalam hal kesehatan.
Rencananya, Badan Narkotika Kota (BNK) dan Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Daya akan menggelar pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan tes urine untuk mendeteksi penggunaan narkoba.
Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar, Ibrahim Saleh ke BKM mengatakan, Pemerintah Kota Makassar telah menetapkan tempat pelaksanaan tes kesehatan calon Kepsek di RSUD Makassar yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 14. Rencananya, pelaksanaan tes kesehatan yang diikuti sekitar 400 an calon kepsek akan dilaksanakan selama empat hari.
“Pemkot Makassar sudah menetapkan waktu dan tempat pelaksanaan tes kesehatan calon Kepsek di RSUD Makassar pada Senin mendatang. Tes kesehatan juga tentunya menggandeng dinas terkait seperti Disdikbud Makassar, Dinkes dan juga BNK Makassar. Karena pelaksanaan tes kesehatan juga terbagi dua tahap ada tes kesehatan cek up dan tes narkotika,” jelas Ibe sapaan akrabnya, Rabu (10/2).
Ibe juga menambahkan, calon kepsek yang terindikasi sebagai pengguna narkoba akan digugurkan dan digantikan dengan calon kepsek yang memiliki ranking di bawah yang sudah dicadangkan oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.
“Meskipun tahapan cekup-nya baik, tetapi di tahapan tes narkoba terindikasi sebagai pengguna narkoba, maka calon kepsek dipastikan gugur dan akan digantikan oleh calon Kepsek yang memiliki ranking kedua,” tukasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Narkotika (BNK) Makassar, Rompegading Patiroy menegaskan, BNK Makassar saat ini telah mempersiapkan berbagai macam peralatan tes narkotika dan mempersiapkan sebanyak 15 orang anggotanya untuk melakukan tes narkotika calon Kepsek di RSUD Makassar.
“Kami BNK Makassar sudah mempersiapkan berbagai peralatan yang akan digunakan untuk tes narkotika selama empat hari di RSUD Daya. Kami sisa menunggu waktu saja,” katanya.(arf/war/c)

Exit mobile version