Site icon Berita Kota Makassar

Distannak Dorong Pengembangan Holtikultura

MAMUJU, BKM — Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Provinsi Sulbar terus mendorong pengembangan tanaman holtikultura. Di antaranya pengembangan tanaman bawang merah dan cabe. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulbar, H Hamzah, ketika ditemui BKM di ruang kerjanya, Selasa (9/2), mengatakan, pihaknya telah melakukan program pengembangan penanaman bawang merah yang akan dilaksanakan di seluruh kabupaten di wilayah Sulbar seluas 50 hektare. Juga pengembangan tanaman cabe di atas lahan seluas 40 hektare.
Dalam melakukan pembengan tanaman holtikultura ini, lanjut Hamzah, pihaknya melihat dari sisi potensi lahan serta dukungan dari potensi tanah yang ada di beberapa wilayah di Sulbar. ”Dari hasil penjajakan itu saya melihat adanya potensi yang sangat menjanjikan. Dan tentunya akan mampu memberikan hasil yang berkualitas dari tanaman dan buah tanaman ini di Sulbar.
Menurutnya, potensi pasar dari kedua jenis tanaman ini terbilang cukup besar. Ini setelah melihat pengiriman bawang dari luar Sulbar yang masuk ke Kalimantan melalui Mamuju. Termasuk juga tanaman cabe. ”Kalau tanaman cabe dan bawang merah ini dikembangkan di seluruh kabupaten di Sulbar, maka masyarakat nantinya akan merasakan manfaatnya. Karena hasilnya akan mampu memberikan peningkatan kesejahteraan petani di Sulbar,” jelasnya.
Program ini sendiri, katanya, mulai dikembangkan ditahun 2016 ini. Pihaknya akan terus mengawal dan mendorong pengembangannya. Selain untuk pengembangan tanaman bawang merah dan cabe, ia juga telah mendorong pengembangan tanaman kedelai dan jagung. Tanaman ini memiliki potensi besar di Sulbar dan memberikan harapan besar kepada para petani di daerah ini. (ala/mir/c)

Exit mobile version