MAKASSAR, BKM — Arrahman (36) tak henti-hentinya menjerit kesakitan akibat luka tembak pada betis kanannya. Dia dilumpuhkan karena diduga terlibat kasus pembobolan mobil milik nasabah bank.
Tersangka, Arrahman dilumpuhkan anggota Reserse dan Kriminan (Reskrim) Polsek Biringkanaya, Rabu (10/2) malam saat dilakukan pengembangan untuk mengejar rekan tersangka.
Setelah dilumpuhkan, tersangka dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis. Adapun penangkapan Arrahman berdasarkan laporan korban bersama Arifin (39) warga Jalan Manurukki II.
Dalam laporan korban yang dilayangkan, Rabu (10/2) bahwa tersangka berusaha membobol milik korban yang di parkir di depan Bank Mayi Bank Grosir Pasar Daya. Namun saat itu aksi tersangka diketahui warga hingga akhirnya diamankan anggota Babinkantibmas Polsek Biringkanaya.
Korban mengaku pintu kaca mobil miliknya dirusak oleh tersangka dengan menggunakan kunci T.
“Korban sempat melihat tersngka sedang mencongkel kaca mobilnya. Korban mengaku kalau di dalam mobil itu ada uang Rp30 juta. Tapi tersangka tidak berhasil karena lebih dulu ditangkap anggota Babinkantibmas,” Kabag Humas Polrestabes Makassar Kompol Pol Burhanuddin, Kamis (11/2).
Setelah diperiksa di Mapolsek Birngkanya, tersangka mengaku sudah berkali-kali terlibat aksi pembobolan mobil dengan menargetkan para nasabah bank. Arrahman tidak sendiri. Dia ditemani rekannya, bernama Ali yang saat ini masih dalam pengejaran petugas.
“Dari keterangan tersangka yang menyebut nama Ali maka dilakukan pengembanan. Saat tersangka diminta menunjuk rumah Ali, tersangka melarikan diri sehingga anggota mengeluarkan tiga kali tembakan ke udara, namun tersangka tidak menghiraukan, hingga akhirnya diambil tindakan tegas dengan melumpuhkan tersangka,” jelasnya. (jul-ish/c)