BARRU, BKM — Aksi pencurian rumah kosong di Kabupaten Barru kembali terjadi. Bahkan kali ini dihari yang sama, menimpa dua unit rumah sekaligus juga dari instansi yang sama yakni Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Barru, Kamis (11/2) sekitar pukul 10.00 Wita.
Rumah pertama yang disatroni maling adalah kediaman Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Barru, Andi Sidda di Jalan Poros RSUD Kota Barru. Pelaku berhasil membawa kabur satu unit laptop dan sebuah handphone milik putranya yang tersimpan di dalam kamar.
Di hari yang sama kejadian serupa juga dialami Salman, Pegawai Dinas Kelautan yang berdomisili di sekitar RSUD Barru. Pelaku di rumah Salman mencuri satu unit laptop. Dalam dua pekan terakhir, sedikitnya ada empat titik rumah warga yang menjadi sasaran aksi pencurian.
Pelaku masuk ke rumah Andi Sidda dengan cara mencongkel pintu depan. Kunci pintu tampak rusak setelah dibobol sang maling. Seperti diakui putra Andi Sidda bernama Andi Rizal yang menyatakan laptop dan ponsel miliknya yang digondol maling. Dia masuk ke kamar miliknya lalu mengambil laptop dan ponsel. Hanya saja laptop milik ayahnya lolos dari tindak kejahatan. Diperkirakan pencuri memanfaatkan situasi pada saat orang di rumah sedang berada di kantor.
“Memang rumah tetangga sebelah rumah ada yang kosong, tetapi ada pula yang ada penghuninya,” aku Rizal.
Mengetahui rumahnya dibobol maling keluarga Andi Sidda langsung meluncur dari kantor menuju rumahnya. Dalam waktu yang tidak lama, aparat Polsek Barru dipimpin Kapolsek Barru Kompol Darwis didampingi Kanitres Ipda Sudarto bersama petugas Intelkam dari Polres Barru tampak berada di sekitar rumah korban. Saat dikonfirmasi Kapolsek Barru Kompol Darwis membenarkan bahwa kejadian aksi pembobolan rumah warga terjadi di dua rumah warga. Satu kejadian di kediaman Kadis Kelautan dan satu lagi di rumah staf Kelautan. “Kasus ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar Darwis.
Sebelumnya rumah warga di Kompleks Perumahan BTN Ammaro dan Kompleks BTN Mattone ikut dibobol maling. Pelaku di BTN Ammaro sempat mencuri emas. Beberapa warga di Kota Barru yang ditemui disekitar rumah Kadis Kelautan menyatakan akhir-akhir ini kita mesti waspada, karena pembobolan rumah marak di Kota Barru. Terutama rumah yang ditinggal penghuninya, karena sedang berada di Kantor. “Pihak kepolisian seharusnya mengaktifkan patroli ke sekitar Kompleks Perumahan disekitar Kota Barru,” ujar sejumlah warga. (udi/B)