MAKASSAR, BKM –Pemerintah Kecamatan Tallo terus mensosialisasikan budaya hidup bersih ke warganya.
Selain mensosialisasikan budaya tersebut, Camat Tallo, Andi Zainal Abidin juga mewujudkan dengan bersama-sama warga melakukan pembersihan drainase mulai di lorong hingga di jalan poros seperti di Jalan Ade Irma, Lorong 4, Kelurahan Wala-walaya, Kecamatan Tallo, Minggu (14/2).
Andi Zainal Abidin menghampiri seluruh warga agar terus memerangi sampah yang ada di sekitarnya.
“Jangan berpikir karena ada petugas kebersihan, maka pekerjaan kita hanya tugas pemerintah dan warga hanya membayar iuran. Saat ini, memerangi sampah adalah tugas pemerintah dan warga. Budaya bersih harus tetap tercipta dengan menggerakkan hati” ujarnya.
Dia juga menambahkan, kerja bakti dan gotong royong bersama, bukan hanya menjadikan lingkungan bersih, tetapi tetap melestarikan silaturahmi pada warga agar mereka saling mengisi.
“ini bukan sekedar seremoni semata. Momentum ini harus memiliki arti bagi warga khususnya Kecamatan Tallo. Saat ini, imbauan pak wali kota agar terus melakukan aksi bersih harus kita sambut dengan baik. Jadi esensinya adalah memungut sampah, namun untuk lebih kita bersemangat, kita kemas dengan kegiatan seperti kerja bakti lorong ke lorong,” jelasnya.
Termasuk kata Andi Zainal, juga digelar lomba gerak jalan LISA dari lorong ke lorong. Ini dilaksanakan secara serentak di seluruh kecamatan di kota Makassar.”Bersama warga, kita bawa kantong atau karung, kemudian jalan sambil memungut sampah. Sampah yang terkumpul selanjutnya di pilah, yang bernilai ekonomis langsung di timbang oleh bank sampah. Sampah – sampah yang kita kumpulkan selanjutnya dilaporkan kepada wali kota,” tambahnya.(jun/war/c)