GOWA, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa berencana memperluas areal persawahan baru seluas 500 hektar. Areal persawahan baru ini menggunakan lahan pegunungan dengan sistem Irigasi Tanah Dangkal (ITD).
Kadis Pertanian Kabupaten Gowa, H Zulkarnain mengatakan, luas area persawahan yang dimiliki masyarakat Gowa hingga kini baru mencapai 34 ribu hektar. Salah satu upaya untuk hasil produksi gabah petani, kata dia, dengan menambah luas areal persawahan.
“Kita merancang areal sawah di dataran tinggi sseluas 500 hektar dengan tingkat kemiringan kisaran 30 persen. Kami sudah melakukan survei lokasi yang cocok dibuatkan sawah baru. Rencananya akan mulai kita garap di tahun ini,” katanya, Selasa (16/2).
Untuk melengkapi kebutuhan air sawah di aral pegunungan, pihaknya akan membangun Embung (bak penampungan air.red) yang nantinya mensuplay ketersediaan air ke areal persawahan. Diakuinya, produksi gabah petani di Kabupaten Gowa terbilang cukup tinggi, yakni rata-rata mencapai 6-7 ton per hektar. Jumlah ini, jauh di atas target nasional yang hanya 5 ton per hektar.
“Kita akan maksimalkan di musim gadu nanti dengan harapan semua petani di dataran tinggi bisa menanam padi. Adapun sistem yang akan kita terapkan dalam penanaman tersebut yakni sistem jajar legowo di mana benih yang ditanam sedikit namun hasil produksinya maksimal,” kata Zulkarnain. (sar-ril/c)