MAROS, BKM — PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menggelar aksi peduli lingkungan dengan menanam 1.000 bibit pohon diseluruh kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Penanaman pohon berlangsung secara simbolis dan dibuka General Manager Aangkasa Pura I, Ahmad Munir di halaman Masjid Bandara Sultan Hasanuddin, Jumat (19/2). Penanaman pohon didahului dengan menggelar senam dan melibatkan seluruh komunitas bandara seperti Otoritas Bandara, Airnav dan lainnya.
Menurut Ahmad Munir, jenis pohon yang ditanam merupakan pohon khas dari Sulsel, seperti pohon trembesi. Kegiatan ini, kata dia, sebagai bentuk kepedulian perusahaan pengelola bandara yakni Angkasa Pura terhadap lingkungan.
Pihaknya selaku pengelola bandara berkepentingan terhadap isu-isu lingkungan, mengingat dalam operasional sebuah bandara memiliki dampak dan pengaruh lingkungan, seperti kualitas udara, kebisingan, penggunaan air, hingga masalah limbah baik padat maupun cair.
“Tanam pohon ini merupakan bentuk komitmen AP 1 menjaga lingkungan, memastikan bahwa kita mewariskan bumi yang hijau bagi anak cucu kita, generasi penerus,” ucapnya.
Apalagi bandara merupakan bandara paling hijau dibanding bandara-bandara lain di Indonesia.
“Hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya pohon-pohon besar yang berderet disepanjang jalan masuk bandara,” sambungnya.
Pengadaan pohon-pohon untuk penghijauan di kawasan Bandara merupakan hasil kerjasama dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Maros. Aksi penghijauan juga bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) Angkasa Pura I yang jatuh pada Maret mendatang. Beberapa kegiatan lain yang akan digelar seperti donor darah, sunatan massal yang menjadi agenda rutin digelar pihaknya. (ari-ril/c)