Site icon Berita Kota Makassar

Nasdem Sulsel Tak Henti Lakukan Reposisi

MAKASSAR, BKM–Partai Nasdem tidak berhenti melakukan reposisi pengurus di daerah. Kali ini Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Sulsel kembali melakukan reposisi pada sejumlah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) masing-masing Soppeng, Tana Toraja dan Pangkep.
Sebelumnya, empat Ketua DPD ikut dicopot yakni, Parepare, Sinjai, Palapo, Luwu.
Untuk Ketua DPD Nasdem Soppeng yang sebelumnya di jabat A Hendra Pabenagi kini diganti Unru Hekon dan Ketua DPD Nasdem Tana Toraja Simon Tandi Bua digantikan Evivana Rombe Datu. Sementara pencopotan Sofyan Hamid sebagai Ketua DPD Nasdem Pangkep hingga kini belum ada gantinya. “Betul kali ini ketiganya direposisi, ” kata Ketua OKK Partai Nasdem Sulsel Tobo Haeruddin, Kamis (18/2).
Menurut Tobo, partai beralasan para ketua partai tersebut tidak mampu memperbaiki infrastruktur partai yang diberikan yakni merampungkan pengurus hingga kecamatan 100 pesen dan Keluarahan 75 persen. Selain itu, juga tidak mampu melakukan pengontrolan kepada anggota dewannya di DPRD daerah masing-masing. “Jadi target yang diberikan bukan hanya mampu memperbaiki infrastruktur partai, tetapi mereka harus mampu melakukan monitoring kepada anggota fraksi yang merupakan perpanjangan partai, ” katanya.
Ia juga menambahkan, saat ini ada lima Ketua DPD yang juga terancam di copot, namun kelima masih diberikan kesempatan untuk memperbaiki kinerjanya hingga 28 Februari mendatang. Sementara untuk 12 daerah lainnya sudah masuk kategori aman. Ketua DPD Nasdem yang terancam diantaranya, Toraja Utara Yunus Salu Ranto, Gowa M Nurdieni Wahab, Bantaeng Muhammad Yusuf, Enrekang Lihanuddin, Sidrap Samsumarli. “Mereka masih diberikan kesempatan, sementara daerah yang sudah aman tinggal dilakukan verifikasi faktual, ” jelasnya.
Mantan sekretaris DPW Nasdem Sulsel Arum Spink yang dimintai tanggapannya soal reposisi yang dilakukan partai tanpa henti mengaku tidak ingin berkomentar. “Kalau soal tersebut, saya tidak dalam kapasitas untuk memberikan komentar,”ujar pipink -panggilan akrab Arum Spink diruang komisi A DPRD Sulsel, Jumat (19/2). (ita/rif/c)

Exit mobile version