MAMUJU, BKM — Kepedulian terhadap kondisi Provinsi Sulbar tidak hanya menjadi kepedulian masyarakat ataupun tokoh yang bermukim di wilayah Provinsi Sulbar. Tapi juga masyarakat Sulbar yang sukses di rantau. Mereka memiliki kepedulian tinggi terhadap provinsi yang telah terbentuk sejak 12 tahun lalu.
Salah satu tokoh Mandar yang kini mengukir prestasi gemilang di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin, telah bertekad untuk ikut bertarung dalam Pemilukada Sulbar tahun 2017 mendatang. Tim pemenangan Hasanuddin dan juga Humas Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) Kaltim, Junaedi Latief, kepada BKM di Mamuju, Kamis (18/2), mengatakan, KKMSB Kaltim telah bersepakat untuk memperjuangkan dan akan memenangkan Hasanuddin di Pemilukada Sulbar.
Dalam mewujudkan hal tersebut, lanjut Junaedi yang akrab disapa Edi, beberapa pengurus KKMSB Kaltim telah berada di Sulbar untuk bergerak mensosialisasikan pebisnis Migas tersebut sebagai salah satu kompetitor. ”Kami tidak sesumbar, saat ini sudah banyak permintaan masyarakat dan tokoh masyarakat di Sulbar kepada kami untuk memasang baliho pak Hasan. Tapi yang tercetak baru sedikit dan telah terpasang di beberapa kabupaten di Sulbar. Kami tidak menduga akan mendapat sambutan seperti ini,” ujar Edy yang juga sebagai tokoh sentral perjuangan pembentukan Provinsi Sulbar.
Didorongnya Hasanuddin maju pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulbar nanti, sesungguhnya berpijak pada kepeduliannya dan komunitas masyarakat Mandar di Kaltim yang berasal dari berbagai profesi, mulai pengusaha, tokoh pendidik, birokrat, dan praktisi hukum yang berkiprah di Kaltim ke Provinsi Sulbar.
”Kami melihat kondisi kampung halaman kita di Sulbar masih sangat butuh sentuhan dari semua komponen masyarakat Mandar, baik di Sulbar maupun di rantau. Seperti kami di Kaltim ini. Itulah tekad kami untuk mendukung beliau maju di Pilgub 2017,” imbuh Edy.
Hasanuddin dan adiknya Rahmad Mas’ud yang kini menjabat sebagai Wakil Walikota Balikpapan, Kaltim, memiliki kepedulian sangat tinggi terhadap tanah leluhurnya, Provinsi Sulbar. Kepedulian itu diwujudkan dalam bentuk bantuan kepada masyarakat Sulbar, baik berupa bantuan dana maupun untuk pembangunan rumah ibadah, dan beberapa kegiatan lainnya.
Selain itu, kata Edy, Hasanuddin juga sangat menginginkan masyarakat Sulbar lebih malaqbiq lagi ke depan, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun budaya. ”Dari aspek penghasilan dan prestise, sebetulnya pak Hasan tidak perlu ikut di pilgub. Hanya beliau ingin masyarakat Sulbar ini lebih Malaqbiq baik ekonomi, sosial maupun budayanya,” timpal Edy.
Bukti keseriusan Hasan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Sulbar, kata Edy, dalam waktu dekat mereka akan membangun depot Pertamina di Tubo, Kabupaten Majene dengan anggaran sebesar Rp140 miliar. Dengan berdirinya depot suplai BBM di Sulbar, akan berefek pada peningkatan ekonomi masyarakat Sulbar. Karena pasti menyerap banyak tenaga kerja lokal dari Sulbar sendiri,” putra Balanipa yang sudah lama bermukim di Balikpapan. (ala/mir/c)