Site icon Berita Kota Makassar

Warga Kembali Desak Dewan

MAROS, BKM — Warga OngkoE kembali mendesak DPRD Maros untuk mengambil sikap tegas atas dampak genangan air oleh proyek pengembang perumahan yang dilakukan pihak Puri Yohana Permai (PYP).
H Muzakar, salah seorang tokoh masyarakat OngkoE kepada wartawan, Senin (22/2) mengatakan, kemelut warga OngkoE soal genangan air disekitar perumahan sudah sempat dibahas di parlemen bulan Januari lalu.
“DPRD saat itu meminta PYP menghentikan semua aktivitas utamanya penimbunan untuk perumahan sebelum ada izin oprasional dan izin lainya,” jelas H Muzakar.
Pihak pengemban juga diminta untuk membuat kanal air ke Sungai Batangase agar genangan air yang dapat mengancam pemukiman penduduk bisa teratasi, namun hingga saat ini belum terealisasi.
“Genangan air pasca musim hujan belum teratasi hingga kami ini warga OngkE merasa terancam,” kata H Muzakar.
Sementara itu, Camat Maros Bakri yang dihubungi wartawan mengatakan, upaya pemerintah untuk mengatasi genangan air sudah maksimal. Pihak pengembang PT PYP, kata dia sementara membanguan drainase untuk mengatasi genangan air yang selama ini dipersoalkan warga OngkoE.
“Pemerintah tidak tinggal diam jika ada masalah di masyarakat,” jelas Bakri.
Ditambahkan Bakri, sekecil apapun persoalan menyangkut warga tentunya kami sebagai pelayan pasti kami tindak lanjuti. Mengenai hasil keputusan rapat dengan pendapat di DPRD pada bulan Januari lalu juga tetap menjadi perhatian pihak pengembangan. Hanya saja saat ini aktifitas pembangunan drainase tertunda karena cuaca.
“Pihak pengembang tetap perhatikan kebutuhan warga OngkoE. Saya yakin pengembang tidak akan mengorbankan warga OngkoE, bila saluran air pembuangan sudah klar kami yakin sudah tidak ada lagi genangan dan warga pasti tenang dan nyaman,” tutup Camat Marusu.
Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Maros, Amirullah Nur 0mengatakan, upaya pihaknya terkait tuntan warga sudah ditindak lanjuti. Menurutnya, dewan telah melakukan sidak ke lokasi pembangunan perumahan dan telah meminta dinas terkait untuk menyikapi masalah yang dikeluhkan tersebut.
“Kami di DPRD tetap optimis memperhatikan apa yang menjadi tuntutan warga khusunya warga OngkoE. Kami minta dinas terkait menindaklanjuti hasil sidak kami,” ujar Amirullah Nur. (ari-ril/c)

Exit mobile version