MAKASSAR, BKM — Ketokohan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) akan diuji. Apakah konsep berupa visi misinya untuk membesarkan partai berlambang pohon beringin rindang ini mampu meyakinkan seluruh delegasi dari DPD II Golkar se-Indonesia di Balai Prajurit TNI-Rakyat, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (25/2).
SYL mengatakan tujuannya mengumpulkan para ketua DPD II Partai Golkar setanah air untuk mengetahui apakah dirinya laik diperhitungan jika maju dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar untuk memperebutkan posisi ketua umum.
“Besok (hari ini, red) DPD II se-Indonesia akan berdatangan. Kita lihatlah apakah memang kita akan laku dijual atau tidak. Kita lihat,” kata Syahrul, kemarin.
Dia mengungkapkan, konsolidasi akbar yang digelar tentu saja akan menjadi pertimbangan dan bagian dari kelaikan dalam pertarungan. Apakah aksesbilitas dan kapabilitas dirinya sebagai kader Partai Golkar yang sudah teruji dalam memimpin daerah, cukup punya kans bertarung di Munaslub.
“Ya, langkah ini dilakukan untuk mencoba bertarung dalam rangka memimpin Golkar secara nasional,” jelas Gubernur Sulsel dua periode ini.
Dia menegaskan, rencana keikutsertaannya dalam Munaslub bukan untuk mengejar jabatan. “Jabatan atau hasil bukan itu yang utama. Yang penting kita masuk dalam pendekatan-pendekatan menawarkan diri membangun sebuah konsepsi menjadikan Golkar lebih berarti bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dia merasa punya kewajiban untuk mengembalikan kejayaan Golkar. Partai yang berfokus untuk kepentingan negara dan untuk rakyat. Bukan hanya untuk Golkar.
Untuk memastikan kegiatan konsolidasi akbar hari ini berlangsung lancar sesuai yang diinginkan, usai melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Maros dan Pangkep, kemarin, SYL mengunjungi Balai Prajurit untuk melihat sejauhmana persiapan yang telah dilakukan tim yang telah dibentuk.
Sementara itu, tim lima yang dibentuk SYL untuk pemenangan di Munaslub menggelar pertemuan di sekretariat Golkar Sulsel. Ketua tim HM Roem bersama Zulkarnain Arief, La Kama Wiyaka dan Arfandi Idris membahas sejumlah strategi. Rapat tertutup itu belum dihadiri Farouk M Betta yang juga anggota tim 5.
Pertemuan tersebut juga membahas soliditas pengurus Kosgoro yang akan memberikan dukungan ke SYL. Berdasarkan jadwal yang ada, Kosgoro juga menggelar pertemuan terkait isyarat dukungan ke mantan Bupati Gowa dua periode ini menggantikan Aburizal Bakrie. (jun-rhm/rif/b)
Laku Dijual atau Tidak, SYL Kumpul DPD se-Indonesia

BKM/JUNI BAHAS KESIAPAN--Ketua tim pemenangan SYL Ketua umum DPP Golkar HM Roem memimpin pertemuan bersama Zulkarnen Arif, Lakama Wiyaka dan Arfandi Idris