MAKASSAR, BKM — Kandidat ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Syahrul Yasin Limpo (SYL) dijadwalkan menyampaikan visi misinya kepada pemilik suara di Hotel Condotel, Makassar, Kamis (25/2) malam. Kegiatan ini digelar menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar, April mendatang.
Paparan visi misi SYL bertujuan untuk meyakinkan para ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Provinsi dan DPD II Golkar kabupaten/kota se-Indonesia terkait niatnya untuk bertarung di Munaslub mendatang.
SYL yang juga Gubernur Sulsel dua periode ini bersiap maju ditemani tim 5 yang terdiri dari HM Roem, Zulkarnain Arief, Arfandi Indris, Lakama Wiyaka dan Farouk M Betta.
“Kita akan yakinkan para pemilik suara tertang konsep dan masa depan Golkar,” ujar SYL usai menghadiri rapat paripurna istimewa DPRD Sulsel, Kamis (25/2) siang.
Terkait posisi HAM Nurdin Halid yang ditunjuk sebagai ketua steering commite (SC) Munaslub, SYL mengaku tidak mempermasalahkan. “Siapapun ketuanya atau pelaksananya, tidak masalah, sepanjang untuk kebesaran partai,” ujar SYL yang juga Ketua APPSI (Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia) ini.
Hingga Kamis petang, delegasi yang sudah teregister sebanyak 224. Mereka berasal dari utusan DPD I dan DPD II Golkar se-Indonesia.
“Iya, sudah ada 224 delegasi yang telah diregister. Para delegasi lebih banyak berada di Condotel, sedang sebagian lagi ada di hotel yang tak jauh dari lokasi pertemuan,” ujar Arfandi Idris menginformasikan, kemarin sore.
SYL menginstruksikan agar pada DPD II se-Sulsel dapat menggalang dukungan diluar Sulsel. Saat SYL mengumpulkan seluruh ketua DPD II Golkar se-Sulsel, salah satu yang dibicarakan adalah langkah-langkah strategis guna memuluskan niatnya maju di Munaslub.
Sejumlah DPD II yang hadir diantaranya Taufan Pawe, Fashar Padjalangi, Syahrir Wahab, Rusdi Masse, Natsir Ibrahim, Arifin Djunaidi, Tenri Olle YL, serta pengurus DPD I diantarnya HM Roem, Susilo T Harahap, Yaqkin Padjalangi, Zulkarnain, Armin Mustamin Toputiri dan Burhanuddin Baharuddin.
Dalam rapat konsolidasi itu, DPD II diberi tanggung jawab bisa mempengaruhi DPD II di seluruh Indonesia untuk mendukung SYL maju sebagai calon ketua umum.
Hitung-hitungan agar SYL bisa bertarung di Munaslub, harus mengantongi dukungan minimal 30 persen atau sekitar 180 pemilik suara sah. Untuk itu, para tim sukses mengintensifkan gerilya guna meyakinan pemilik suara agar bisa mendukung SYL.
HM Roem mengemukakan dukungan suara itu bisa diperoleh dari DPD II, sebab peluang untuk memperoleh dukungan lebih terbuka dibanding DPD 1 yang cuma 34 suara. “DPD I cuma 34 suara, sementara DPD II lebih dari 500 suara,” ungkap Roem.
Ketua Golkar Gowa, Tenri Olle YL mengatakan pihaknya akan berjuang penuh menggalang dukungan untuk SYL. Dia mengaku sudah melakukan komunikasi dengan beberapa teman DPD II di luar Sulsel untuk mendukung SYL. “Sudah ada sekitar lima DPD II yang saya hubungi. Seperti teman-teman dari Kalimantan Barat,” jelasnya.
Hal yang sama juga dikemukakan Ketua Golkar Sidrap Rusdi Masse, Ketua Golkar Parepare Taufan Pawe, dan Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin. (rhm-jun-ita/rif/b)
Tim Sukses SYL Bergerilya
