MAKASSAR, BKM — Saat ini, jumlah fans dari klub bola asal Spanyol, Barcelona (Barca, red) di Indonesia mencapai kisaran 25 juta orang. Jumlah ini tentu menjadi peluang pasar yang cukup besar bagi Bank Mega selaku bank pertama yang menjadi mitra FC Barcelona di Indonesia. Sebagai langkah awal, Bank Mega berencana menerbitkan kartu co-branding Mega-Barca.
Rencana tersebut diungkapkan Managing Director Bank Mega, Dodit Wiweko Projobakti dalam pertemuan di Makassar beberapa hari lalu. Masa kontrak bersama FC Barcelona selama 4,5 tahun. Dikatakan, penerbitan kartu co-branding tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan transaksi tidak saja kartu kredit tapi juga kartu debit.
Karena pihaknya berencana menerbitkan tiga jenis kartu untuk co-branding, yakni kartu kredit, kartu debit, dan Mega cas. Semuanya akan didesain dengan nuansa FC Barcelona yang sangat khas. Sehingga nasabah Bank Mega dan para penggemar FC Barcelona dapat berkesempatan memperkuat identitas dan kecintaannya kepada tim negeri Catalan tersebut.
Tak hanya itu saja, pemegang kartu mendapatkan berbagai keuntungan yang dapat diperoleh pada jaringan CT Corpora dan berlaku sepanjang tahun, dan pada merchant-merchant kerjasama Bank Mega di seluruh Indonesia. ”Kami memilih klub bola ini karena memiliki banyak penggemar. Potensinya sangat tinggi. Dari 25 juta fansnya diharapkan dalam kurun waktu kontrak dapat menggaet sebanyak 10 persen atau sekitar 2,5 juta menjadi nasabah Bank Mega. Posisi saat ini, perolehan aset perseroan sekitar Rp50 triliun dan laba mencapai Rp21,2 triliun,” ujarnya.
Transaksi juga diharapkan ada peningkatan signifikan secara nasional. Mengingat, penerbitan kartu menyasar segmen anak muda. Pada 2015 pengguna kartu kredit (KK) Bank Mega mencapai 1,7 juta dengan rata-rata setiap bulannya membelanjakan Rp2,2 triliun atau sekitar Rp26 triliun per tahun. Dari situ, sekitar 25 persen digunakan di CT Corporate seperti Carrefour, Metro, Trans Studio, Baskin Robbins dan lainnya.
Dodit memaparkan, pada 2016 diharapkan pertumbuhan pengguna mencapai 20 hingga 30 persen. Atau ada penambahan pengguna baru mencapai 510.000 sehingga diakhir tahun dapat mencapai 2,2 juta pengguna KK. Sementara, dari transaksi juga diharapkan tumbuh 20 persen atau ada penambahan Rp5 triliun hingga Rp6 triliun atau menjadi 27,2 triliun.
”Kontribusi transaksi KK Mega di Makassar terhadap nasional baru sekitar 5 persen saja atau sekitar Rp1,3 triliun lebih di tahun lalu. Dengan hadirnya kartu tersebut ditargetkan ada peningkatan,” paparnya. (mir)