MAKASSAR, BKM — Komplotan pencopet yang kerap beraksi di mal tidak hanya memanfaatkan ibu-ibu, tapi juga anak-anak. Seperti yang dialami bocah ini.
Zl (10) merupakan murid sebuah Sekolah Dasar (SD) yang masih duduk di bangku SD kelas V. Dia terpaksa harus berhadapan dengan hukum lantaran melakukan aksi copet di Mal Panakkukang. Iapun diamankan petugas security mal.
Warga Jalan Cendrawasih ini kedapatan melakukan aksinya di lantai dasar dekat lokasi Pizza Hut Mal. Ia mencopet tas seorang pengunjung bernama Octoviyani (31), warga Tupai Lorong 9 nomor 6. Saat kejadian, Sabtu (27/2) pukul 18.00 Wita, korban bersama saudaranya Deby (24) berkunjung ke Mal Panakkukang. Korban baru sadar HPnya hilang setelah berada di rumah.
”Saya baru tahu kalau barang-barangku hilang saat saya sudah di rumah. Beruntung, HP saya pakai kata sandi, sehingga tidak gampang dibuka. Saya langsung hubungi nomor HP saya. Ternyata sudah ada di tangan security Mal Panakkukang setelah diambil dari seorang anak kecil di mal,” ujar korban Octoviyani saat melapor di Polsek Panakkukang.
Tanpa menunggu lama, setelah menerima informasi dari security mal, korban bersama adiknya menuju Mal Panakkukang ditemani anggota Binmas Aiptu Usman Nawawi. Selanjutnya korban bersama bocah kecil yang diamankan itu dibawa ke Mapolsek Panakkukang.
”Bukan saya yang ambil HP itu, Pak. Saya hanya diberikan HP itu dan dimasukkan ke dalam tas. Tapi saya ditangkap satpam,” ujar Zl polos.
Zl mengaku datang ke Mal Panakkukang bersama tiga orang temannya dari Jalan Rajawali. Mereka berada di tempat ini dari pukul 17.00 hingga 21.00 Wita. ”Banyakmi HP saya dapat dari yang dimasukkan ke dalam tas saya,” tambahnya.
Kapolsek Panakkukang Kompol Woro Susilo bersama Kanit Reskrim Polsek Panakkukang AKP Warpa menginterogasi langsung Zl. Dari pengakuan sang bocah, diketahui bahwa dia hanya dijadikan alat untuk melakukan aksi copet.
”Dari penjelasan anak itu, kami sudah mengantongi identitas pelaku yang memanfaatkannya. Zl hanya dijadikan alat untuk melakukan tindak kejahatan. Ketiga pelaku lainnya yang sudah dewasa masing-masing berinisial SY, MT alias AR dan SR yang kini dalam pengejaran anggota di lapangan. Sementara Zl menjalani pembinaan,” jelas mantan Kapolsek Tallo ini.
Keterangan dari seorang mantan pelaku aksi jambret di Makassar Mal bernama Jordan, terungkap jika komplotan pencopet di mal mengintai calon korbannya dengan memanfaatkan anak-anak.
Saat pengunjung mal berada di area pakaian, biasanya anak tersebut disuruh masuk ke bawah rak. Sementara pelaku berpura-pura sebagai pengunjung. Ketika korban lengah, anak yang diperalat itupun beraksi.
”Jadi caranya seperti itu. Mereka bekerja sama dengan anak kecil dan disuruh masuk ke bawah rak pakaian. Kemudian komplotannya mengikuti calon korbannya. Selanjutnya saat korban memilih pakaian, komplotannya berpura-pura mendekat sebagai pengujung juga. Tapi dia mengikut terus. Saat berada di rak pakaian, anak yang tadi disuruh masuk ke bawah rak langsung beraksi menggunakan silet. Jika tas agak ke atas, disiletnya dari bawah. Isi tas itupun langsung jatuh dan ditadah anak tersebut,” jelas Jordan.
Modus lainnya, tambah Jordan, biasanya antara pelaku dan petugas pengamanan sudah saling kenal. Tidak tertutup kemungkinan mereka saling bekerja sama.
Selain itu, tambah Jordan, pengunjung juga kadang lalai saat berada di dalam warung makan. Kondisi seperti itu biasa dimanfaatkan anak-anak komplotan pencurian.
Modusnya, mereka bersembunyi di bawah meja. Ketika pengunjung asyik berbicara dan tak memperhatikan HPnya, anak-anak tersebut biasanya langsung beraksi dan mengambilnya. Selanjutnya barang itu diserahkan kepada komplotannya.
”Biasanya juga, saat berbelanja pengunjung kadang meletakkan HPnya di atas pakaian. Datanglah pelaku. Ketika korban meletakkan pakaian, pelaku menutup HP korban dengan pakaian. Begitu lengah, pelaku menyerahkan kepada anak kecil yang berada di tempat itu. Selajutnya anak kecil itu menyerahkan lagi ke komplotan lainnya. Jadi sulit menemukan barang bukti, karena sudah berpindah tangan,” jelasnya. (ish/rus/b)
Waspada, Komplotan Copet di Mal Manfaatkan Anak-anak

Waspada, Komplotan Copet di Mal Manfaatkan Anak-anak