MAMUJU, BKM — Sejak beberapa waktu lalu, jembatan gantung yang menghubungkan Lingkungan Danga dan Lingkungan Sangkurio di Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, putus. Hingga saat ini, jembatan tersebut belum difungsikan karena masih dalam proses perbaikan. Ditambah lagi masih adanya garis polisi.
Dari kondisi tersebut, puluhan siswa sekolah dasar (SD) Sangkurio dan warga yang hendak menyeberang, harus menggunakan rakit. Salah seorang siswa DS Sangkurio, Herianto, mengaku telah menggunakan rakit ke sekolah sejak jembatan gantung terputus. ”Kami ke sekolah menggunakan rakit sejak jembatan putus. Karena pemerintah masih melarang kami melintasi jembatan tersebut,” ungkap Herianto, Sabtu (27/2).
Olehnya, ia berharap pemerintah melakukan perbaikan jembatan gantung tersebut dengan cepat, karena jembatan tersebut merupakan satu-satunya yang menghubungkan ke sekolah mereka. ”Untuk melintasi sungai tersebut dengan rakit, warga harus membayar Rp2.000 hingga Rp5.000. Khusus bagi siswa, memang tidak dibayar,” ucap salah seorang warga, Nurbaya. (ala/mir/c)