MAROS, BKM — Guna menyukseskan program Police Care yang dicanangkan Kapolda Sulselbar, Polres Maros dengan intens melakukan bakti sosial melalui program Gerakan Bagi Gratis Kacamata (Gebrak).
Kali ini, Polres Maros membagikan 150 kaca mata gratis kepada warga kurang mampu di wilayah hukum Polsek Tanrali, Selasa (1/3).
Kapolres Maros, AKBP Lafri Prasetyono yang hadir dalam penyerahaan bantuan mengharapkan program ini dapat membantu warga kurang mampu, khususnya lanjut usia atau anak-anak yang masih menempuh pendidikan, namun terkendala persoalan penglihatan.
Kata Lafri, pembagian kacamata gratis ini tidak hanya digelar di Polsek Tanralili akan tetapi semua wilayah Polsek dalam 14 kecamatan di Kabupaten Maros.
“Kami akan gilir untuk membagikan kaca mata gratis.”Pembagikan kacamata gratis kepada warga tidak mampu akan dilakukan secara bergilir setiap bulannya di 14 kecamatan dan tahap awalnya dilakukan di wilayah Tanralili sebanyak 150 warga,” tambahnya.
Penerima kacamata gratis ini lanjut dian diutamakan lansia dan anak usia sekolah yang mengalami gangguan penglihatan.
“Dengan adanya bantuan kacamata yang murni untuk membantu dan gratis ini, itu untuk memudahkan bagi para orangtua dapat membaca Al-Qur’an,” bebernnya.
Lafri menceritakan, gagasan pembagian kacamata gratis lahir saat dirinya hadir dalam Safari Jumat, di mana salah satu orang tua yang menjadi jemaah kelupaan kacamatanya saat akan membaca Al-Quran.
“Dari kejadian itulah, saya sebagai Kapolres Maros berniat untuk membagikan kaca mata graratis, Namun demikin tentunya upaya ini harus mencari patner yang tepat khusus membidangi usaha kaca mata. Dengan niat tulus akhirnya rencana kami telah oleh direspons pula pemilik Megah Jaya Shoes, Joki Santoso, dan bersama-sama dengan pihaknya melakukan inisiatif membuat program pembagian kacamata gratis ini,” terangnya.
Salah seorang penerima bantuan kaca mata gratis,Nurdin Cidu, 71 tahun, warga Kecamatan Tanralili yang juga petani penggarap ini mengaku sudah lima tahun kondisi penglihatannya terganggu. Ia sangat senang, karena untuk pertama kalinya menggunakan kacamata ukuran, untuk mengatasi gangguan penglihatannya itu.
“Sudah lima tahun penglihatan saya terganggu. Kalau jarak 100 meter, sudah tidak dapat melihat,” katanya.
(ari-ril/c)
150 Warga Tanralili Terima Bantuan Kaca Mata Gratis
