Site icon Berita Kota Makassar

Dekan FIK Terang-terangan, Lainnya Masih Rahasia

MAKASSAR, BKM — Pemilihan Rektor (pilrek) Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2016-2020 akan digelar hari ini, Kamis (3/3). Pilrek akan diikuti tiga orang calon, masing-masing Prof Husain Syam, Prof Wasir Thalib dan Prof Heri Tahir.
Ketua Pilrek UNM, Prof Amin Rasyid, kemarin menjelaskan bahwa proses pemilihan akan dilaksanakan seperti pada putaran pertama. Yang sedikit berbeda, karena pilrek putaran akhir ini akan dihadiri pihak Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek dan Dikti) sebagai pemilik suara 35 persen.
”Proses pemilihan akan berlangsung pukul 08.00 Wita di lantai 14 Gedung Menara Phinisi. Kita telah meningkatkan pengamanan untuk memperlancar proses pemilihan,” ujar Amin Rasyid, Rabu (2/3).
Tiga calon rektor akan memperebutkan 65 persen suara dari anggota senat dan 35 persen suara kementerian, dengan minimal jumlah guru besar yang hadir sebanyak 99 orang.
Terpisah, Rektor UNM Prof Dr Arismunandar, belum bisa memastikan kedatangan Menteri Ristek dan Dikti dalam pilrek. ”Saya belum tahu apakah Pak Menteri yang datang atau diwakili,” ujarnya, kemarin.
Sementara itu, sehari menjelang pemilihan, arus dukungan kepada calon mulai terpetakan. Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Arifuddin Usman, mantan Dekan Fakultas Seni dan Desain Karta Jayadi serta Pembantu Dekan I Fakultas Bahasa dan Sastra Prof Anshari, disebut-sebut mendukung Prof Husain Syam untuk menjadi orang nomor satu di UNM.
Sementara pendukung Prof Dr Heri Tahir,SH.MH disebut-sebut mendapat dukungan dari Pembantu Rektor I UNM Prof Sofyan, Dekan Fakultas MIPA Dr Abdul Rahman,MPd dan besar kemungkinan suara dari Rektor Prof Dr Arismunandar juga untuk Prof Dr Heri Tahir.
Beda halnya dengan Prof Wasir, yang sulit untuk dideteksi dukungan yang ia dapatkan dari mana saja.
Dekan Fakultas MIPA UNM, Prof Abdul Rahman menjelaskan terkait dukungannya terhadap Prof Husain tidak usah diberitahukan. Dia sepenuhnya menyerahkan kepada anggota senat yang berada dalam lingkup fakultasnya untuk memilih sendiri calon yang didukungnya.
“Tidak usah diomongkan terkait dukungan. Saya sepenuhnya menyerahkan kepada anggota lain untuk memilih. Biar kotak suara dan bilik yang tahu siapa yang saya pilih,” kata Prof Abdul Rahman yang masih merahasiakan siapa calon rektor yang didukungnya.
Hal senada disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNM, Abdullah Sinring. Ia yang disebut-sebut akan mendukung Prof Heri, menyatakan menyerahkan penuh kepada anggota senat dalam lingkupnya untuk memilih siapa yang pantas menduduki kursi rektor periode empat tahun ke depan.
“Saya memberikan kebebasan kepada anggota senat untuk memilih mana layak jadi pemimpin, baik Prof Heri ataupun yang lain,” tuturnya.
Berbeda dengan Dekan FIK UNM, Arifuddin Usman yang terang-terangan menyatakan mendukung Prof Husain dengan menyerahkan enam suara dari FIK berada dalam genggaman Prof Husain.
“Kami dukung Prof Husain dalam putaran pertama. Kami memang akui tidak menyatu, karena ada beberapa suara kami yang terpecah pada putaran pertama karena harus memilih enam calon rektor. Tapi untuk saat ini hanya memilih tiga calon. Karena itu saya yakin seluruh anggota senat yang berada dalam naungan FIK akan mendukung Prof Husain. Apalagi dari visi misi Prof Husain mampu membawa UNM jauh lebih baik,” tanfasnya.
Prof Thalib dan Prof Heri yang dihubungi kemarin, mengaku sudah mempersiapkan segala sesuatunya jauh-jauh hari. Tinggal menunggu hasil pemilihan.
“Persiapannya hanya menggelar dzikir dan doa bersama keluarga mengharapkan yang terbaik untuk besok (hari ini),” ujar Prof Heri Tahir.
Ditegaskan, walaupun jumlah suaranya pada pemilihan rektor putaran pertama hanya berada di tiga terbanyak, namun dia siap memberikan kejutan besar pada saat pemilihan. Dirinya bahkan telah siap menghadapi proses pilrek tahap kedua.
“Kita tunggu nanti di hari H, saya akan berikan kejutan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya Gedung Phinisi Lantai 6, Jalan AP Pettarani.
Pembantu Rektor III UNM ini juga menuturkan bahwa dirinya sangat yakin menjadi pemenang dalam putaran kedua nanti. Dia juga telah menyatakan peruntukkan nomor urutnya bukan hal yang main-main. Sebab angka tiga tersebut adalah sebuah keberuntungan juga.
“Optimis menang, Insya Allah. Sesuai nomor urut tiga, pemilihan rektor tanggal tiga di bulan tiga,” katanya diselingi canda tawa.
Kenyakinannyapun bertambah, setelah dukungan terus bertambah dan terbangun. Bukan hanya dengan di kemeneterian, tapi juga di tiga kandidat yang tidak terpilih pada tahap pertama, yakni Prof Hamzah Upu, Prof Jasruddin dan Dr Syarifuddin Dollah.
Sementara calon rektor lainnya, Prof Husain Syam juga mengungkapkan optimismenya memenangkan pertarungan di tahap kedua. Ia juga akan memberikan kejutan-kejutan di hari pelaksanaan pemilihan.
“Saya yakin menang. Kita bisa lihat di putaran pertama. Saya yakin dukungan bertambah pada hari pelaksanaan memilihan. Kejutan pasti ada. Saat ini (kemarin) saya hanya menggelar zikir bersama,” ujarnya.
Hanya saja, kedua calon rektor belum akan membeberkan kejutan apa yang akan diberikan dan diperlihatkan pada pemilihan rektor hari ini. (ita/rus)

Exit mobile version