SINJAI, BKM — Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Kabupaten Sinjai Ir Harsyit Yarham menyebut pelantikan 47 pejabat lingkup Pemkab Sinjai dinilai tak profesional dan tidak sesuai harapan.
Menurutnya, penempatan staf pada sejumlah dinas tidak sesuai dengan disiplin yang dimilikinya. Salah satunya adalah staf dari dinas yang dipimpinya justru dimutasi ke Dinas PU. Padahal disiplin ilmu staf tersebut sangat dibutuhkan di Distarkim.
Saking kesalnya, Harsyit langsung menemui Kepala BKD dan terlibat perdebatan sengit di depan ruang pola Kantor Bupati. Harsyit mengaku penempatan stafnya ke Dinas PU tidak sesuai komitmen.
”Iya, ini pelantikan sangat disayangkan. Kenapa seperti itu sistem pengangkatan pejabat. Saya sempat marah kemarin setelah staf dipindahkan ke dinas lain tanpa persetujuan dari saya selaku Kadis,”
cetusnya.
Hal lain yang membuatnya kesal adalah sesaat sebelum pelantikan Kepala BKD menyebutkan ada 58 pejabat yang akan dilantik tapi kenyataanya hanya 47 orang.
Hal senada disampaikan Kasubag Humas dan Protkoler Sekda Sinjai Muh Syuhri. Syuhri merasa dirinya dibodohi karena sebelum pelantikan dirinya selaku pegawai senior eselon 4A layak dipromosikan tapi yang terjadi malah sebaliknya tidak ada promosi.
Dirinya merasa telah diberi harapan palsu (PHP) oleh salah satu penentu jabatan di Sinjai.
“Ini bentuk pelanggaran. Komitmen sebelumnya saya dijanji oleh salah satu pejabat namun sekarang saya mengecek nama saya ternyata tidak ada,”kesalnya.
Menariknya, pada pelantikan tersebut ada salah satu pejabat yang dilantik yakni Sekretaris Dinas (Sekdis) Perizinan Kabupaten Sinjai juga menuai sorotan. Karena yang bersangkutan dalam dua tahun terakhir sering malas masuk kantor tapi tetap saja mendapatkan promosi jabatan.
sementara itu Bupati Sinjai H Sabirin Yahya saat dikonfirmasi BKM menegaskan dirinya tidak tahu jika ada salah satu pejabat yang dilantik malas masuk kantor seama dua tahun.
“Iya kami akan evaluasi kembali dan pelantikan ini merupakan sebuah penyegaran dalam lingkup birokrasi,” tandas Bupati.
Kepala BKDD Sinjai Andi Zaenal Arifin Nur mengatakan jika dirinya tidak tahu jika ada salah satu pejabat setingkat Sekdis yang malas masuk kantor selama dua tahun malah dilantik. “Itu saya tidak tahu jika ada seperti itu. Pejabat yang dilantik merupakan pegawai yang malas,” katanya.
Kepala BKD mengaku seharusnya Kadis yang bersangkutan menyurat bahwa jika ada seperti itu agar bisa dievaluasi sebelum dilakukan pelantikan,” kelitnya. (din/C)