MAKASSAR, BKM– Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto tidak pernah lepas dari ide – ide cemerlang dalam memajukan kotanya.
Kali ini sebuah kegiatan unik bernuansa religius, pendidikan dan budaya akan di helat sekaitan dengan hadirnya fenomena alam, gerhana matahari yang akan terjadi di langit Makassar, Rabu pagi (9/3) mendatang.
Rencananya, pada hari itu, sebanyak 10 ribu pelajar sekota Makassar akan di ajak ke anjungan pantai losari untuk sama – sama menyaksikan detik – detik berlangsungnya gerhana Matahari yang akan berlangsung selama tiga menit lamanya.
“Jadi namanya festival “ Battu Rattema’ Ri Bulang. Kita ingin mengedukasi pelajar Makassar untuk sama – sama belajar memahami fenomena alam yang sangat jarang terjadi ini,” tegas Danny sapaan akrab wali kota usai melakukan petemuan dengan Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Muhammad Ismounandar serta sejumlah delegasi dari Telkomsel di rumah jabatan Wali Kota Makassar, Rabu pagi (2/3).
Danny menambahkan, banyak pelajaran penting di balik peristiwa ini, makanya kita akan gandeng beberapa pihak, termasuk ahli – ahli astronomi untuk hadir memberikan penjelasan kepada pelajar terkait fenomena gerhana matahari.
Dalam kegiatan itu, wali kota berlatar belakang arsitek itu juga akan mengajak seluruh pelajar untuk shalat gerhana matahari secara akbar.
“Gerhana matahari salah satu wujud kebesaran Allah yang ditunjukkan kepada kita manusia. Kita akan gelar shalat gerhana matahari akbar bersama ulama, termasuk ulama dari Madinah,” lanjut Danny.
Nama Battu Rattema’ Ri Bulang (saya sudah pernah ke Bulan) menurut Danny, diambil untuk mengingatkan kembali kepada setiap orang bahwa orang Bugis Makassar sudah lama memimpikan manusia bisa sampai di bulan.
“ Battu Rattema’ Ri Bulang adalah lagu yang sering dibawakan orang – orang tua kita jauh sebelum Neil Amstrong menginjakkan kakinya di bulan. Ini menandakan orang Bugis Makassar sudah memiliki mimpi untuk bisa sampai ke bulan jauh sebelum orang barat melakukannya. Ini penting di ketahui generasi muda kita sebagai penyemangat untuk tidak kalah dengan negara maju lainnya dalam memikirkan masa depan kita yang lebih baik,“ jelas Danny.
Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Muhammad Ismounandar menjelaskan sejumlah hal tekhnis mengenai kegiatan itu.“Saat ini dalam tahap persiapan. Pak wali sengaja memilih anjungan Losari sebagai tempat terbaik untuk melihat secara langsung peristiwa langka ini. Insya Allah kita akan didukung sejumlah stakeholder, seperti BMKG yang rencananya akan menyiapkan teropong untuk bisa melihat proses gerhana matahari lebih detail, ahli astronomi yang akan mengedukasi para pelajar, termasuk juga teman – teman operator seluler seperti Telkomsel,“ ujar Ismounandar.
Dalam kegiatan ini, juga akan di gelar sejumlah atraksi hiburan yang bernuansa budaya dan religius.
Pada tahun 2016, Indonesia adalah satu – satunya negara yang daratannya akan dilintasi gerhana matahari Total.
Makassar di prediksi akan mengalami gerhana matahari hingga 80 persen. Fenomena gerhana matahari ini pernah terjadi sebelumnya pada tahun 1983 atau 33 tahun lalu. Kemudian akan terjadi pada 9 maret 2016. Setelah itu, kita bisa melihatnya kembali pada tahun 2049.(arf/war)