Site icon Berita Kota Makassar

BA Incar Parpol Papan Tengah

MAKASSAR, BKM–Mantan Kapolda Sulselbar, Irjen Pol Burhanuddin Andi (BA) dikabarkan mengincar partai politik papan tengah sebagai calon pengusungnya di Pilgub Sulsel 2018 mendatang.
Selain mengincar PDIP, BA yang baru saja menyelesaikan program Doktornya di UMI Makassar juga mengincar PPP, Hanura, PKB serta PBB.
Jika hal tersebut berhasil, maka parpol pengusung BA lebih dari yang diisyaratkan yakni 17 kursi. Di DPRD Sulsel, PDIP mengontrol 5 kursi, PPP 7 kursi, Hanura 6 kursi, PKB 3 kursi dan PBB 1 kursi.
BA memiliki kedekatan dengan elit PDIP, apalagi saudara sepupu BA adalah Ketua DPD PDIP Sulsel yakni Andi Ridwan Wittiri (ARW).
ARW sendiri telah menginsyaratkan tidak akan maju di Pilgub bila BA ikut bertarung. Di PPP, BA memiliki hubungan yang cukup dekat dengan tokoh PPP yakni Andi Muhammad Galib dan Andi Jamarro A Dulung.
Untuk Hanura, BA juga cukup dekat dengan ketua DPP Hanura Jenderal polisi (Purn) Chaeruddin Ismail. Demikian pula hubungan yang cukup antara BA dengan elit PKB dan PBB.
BA sendiri telah menegaskan kesiapannya untuk ikut bertarung di Pilgub dengan posisi 01. “Saya siap maju untuk calon Gubernur,”ujar BA baru-baru ini.
Selain BA, Ichsan Yasin Limpo, Nurdin Abdullah, Agus Arifin Nu’mang dan m daUasnama Ichsan ka,
Pemerhati politik dar Jaringan Suara Indonesia (JSI) Andi Irfan Jaya menanggapi keinginan BA untuk ikut bertarung dengan mendekati parpol papan tengah.
“Menurut saya setiap bakal calon sudah mulai membangun komunikasi dengan banyak partai. Tentu tidak terkecuali BA. Akan tetapi untuk saat ini belum ada partai yang memberi kepastian pada bakal calon. Bahkan dengan waktu yang masih sekitar 2 tahun, arah dukungan masih bisa berubah-ubah,”ujar Irfan, Minggu (6/3).
Dosen politik dari UIN Alauddin Firdaus Muhammad menilai kalau BA harus meyakinkan parpol dan intes melakukan komunikasi politik agar partai memberi rekomendasi atau diusung di pilgub. “Partai yang dibidik meliputi partai besar seperti Golkar, Demokrat dan Gerindra. Bur juga harus bidik partai menengah seperti PDIP, PPP dan PKB. Hal ini penting karena Bur bukan kader partai sehingga harus intens bangun koalisi agar kursinya cukup bahkan harus realistis dengan posisi wakil jika sulit cagub,”pungkasnya. (jun/rif)

Exit mobile version