GOWA, BKM — Dua pendaki dari kelompok Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang dikabarkan hilang sejak, Minggu (6/3) di kawasan pegunungan Bawakaraeng di Kecamatan Tinggimoncong, Kabutapen Gowa kini berhasil ditemukan. Kedua pendaki, masing-masing Nurdin (30) dan Andi Bayu Al Gazali (23) ditemukan Rabu (9/3) pukul 13.30 Wita di wilayah Ramma, sebuah lembah persinggahan para pendaki sebelum menembus puncak Gunung Bawakaraeng.
Penemuan kedua pendaki itu dibenarkan Ketua Mapala UMI, Syahdan. Saat dikonfirmasi, Syahdan mengatakan, dua pendaki tersebut telah melakukan pendakian sejak Jumat (4/3). Dan baru dinyatakan hilang pada Minggu ketika keduanya kehilangan kontak dengan penduduk di Lembanna, perkampungan di kaki gunung.
“Iya kami sudah dapat info terkait hilangnya kedua pendaki tersebut. Keduanya dinyatakan hilang sejak hari Minggu tapi syukur pula karena mereka sudah ditemukan,” kata Syahdan, Rabu (9/3).
Kapolsek Tinggimoncong, AKP Mustakim yang dikonfirmasi mengatakan, semula pencarian terus dilakukan oleh Tim SAR dan syukur karena kedua pendaki tersebut sudah ditemukan Rabu siang.
Terpisah, Agus Leonardo, salah seorang anggota Mapala UMI yang juga adalah anggota Tim SAR mengatakan, kedua pendaki tersebut tidak bisa pulang karena terjebak badai hujan deras disertai angin kencang saat mendaki.
Agus Leonardo mengabarkan jika kedua pendaki tersebut dalam keadaan sehat walafiat. Kini kedua pendaki itu sudah bergabung dengan Mapala UMI yang tergabung dalam Tim Sar. “Mereka sudah bergabung pada pukul 13.45 Wita,” kata Agus Leonardo. (sar-ril)