MAKASSAR, BKM — Dua gembong perampok lintas daerah berhasil diringkus Tim Resmob Ditreskrim Polda Sulsel, dipimpin Kanit Resmob Kompol Muh Yadin. Hendra (35) dan Asri alias Narang (27) diringkus saat berada di tempat persembunyiannya Desa Lindajang, Kecamatan Suli Barat, Kabupaten Luwu, Kamis (10/3) sekitar pukul 03.00 Wita. Keduanya merupakan sindikat perampok spesialis pembobol gudang yang kerap melakukan aksinya di wilayah Kota Makassar. Mereka berhasil dibekuk saat dilakukan pengejaran dan penggerebekan oleh polisi.
Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Muh Yadin mengatakan, saat dilakukan penangkapan, situasi jadi gaduh. Pelaku diminta secara persuasif untuk menyerahkan diri. Namun, meski sudah terkepung, keduanya masih berusaha kabur.
Salah satunya melompat dari jendela. Sementara satu lainnya bersembunyi di atas plafon. Saat itulah polisi terpaksa melumpuhkan keduanya dengan tembakan.
”Keduanya terpaksa ditembak karena berusaha kabur dari kejaran petugas. Selanjutnya mereka dibawa ke Rumah Sakit Batara Guru, Belopa untuk mendapatkan pertolongan medis,” jelas Muh Yadin.
Selain keduanya, dari lokasi penggerebekan polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu alat isap sabu-sabu (bong) yang sudah digunakan kedua pelaku. Artinya, sebelum ditembak, Hendra dan Asri baru saja usai menikmati sabu.
”Barang bukti lain yang juga diamankan dari lokasi, satu unit mobil Toyota Avanza Veloz DD 1259 MV warna silver. Ada pula seorang wanita tema kedua pelaku bernama Erna, yang merupakan salah satu karyawati tempat hiburan di Kota Makassar,” beber Muh Yadin.
Sebelum menciduk Hendra dan Asri, Tim Resmob Ditreskrim Polda Sulsel lebih dulu menangkap rekan keduanya bernama Thamrin alias Tambi di Kabupaten Maros. Dalam beraksi, Thamrin bertugas sebagai sopir.Ia sudah diserahkan ke Polsek Panakkukang.
Ada pula Muhammad Hengky yang kini ditahan aparat Polsek Barombong terkait kasus kepemilikan senjata tajam dan penikaman terhadap rekannya Asri alias Narang.
Muh Yadin menyebut sejumlah ‘daftar dosa’ komplotan ini. Mereka pernah melakukan pembobolan di Sudiang pada bulan Januari 2016. Yang dibobol saat itu adalah sebuah gereja dan mendapatkan uang Rp2 juta. Hasilnya kemudian dibagi empat.
Aksi lainnya di gudang kampas. Di tempat ini mereka mendapatkan uang Rp75 juta. Membobol gudang biskuit dan menggasak uang Rp 110 juta.
Saat juga membobol gudang 88 di Jalan Tol, komplotan ini menggondol laptop, uang Rp300 ribu serta HP dua unit. Ketika beraksi di Jalan Adipura berhasil mendapatkan Rp20 juta.
Sejauh ini Tim Resmob Ditreskrim Polda Sulsel masih mengejar dua orang sindikat spesialis perampok gudang ini, masing-masing berinisial BR dam IW. Sementara kedua pelaku yang berhasil diringkus di Kabupaten Luwu telah dibawa ke Mapolda Sulselbar guna proses lebih lanjut. (ish/rus)
Dua Gembong Rampok Ditembak Usai Nyabu

BKM/ISHAK DITEMBAK-Dua gembong perampok lintas daerah, Hendra dan Asri yang ditembak Tim Resmob Ditreskrim Polda Sulsel di tempat persembunyiannya Desa Lindajang, Kecamatan Suli Barat, Kabupaten Luwu, Kamis (10/3) dinihari.