MAKASSAR, BKM — seorang begal bernama Klifort Tumengkol (19), warga Jalan Telur Bayur dimassa di Jalan Tanjung Metro Tanjung Bunga, Rabu (9/3). Dia dihakimi warga lantaran tertangkap tangan melakukan aksi jambret terhadap salah seorang mahasiswa bernama Muslianti (22). Klifot ditangkap warga sekitar lokasi setelah terjatuh usai merampas tas milik korban. Akibat aksi main hakim sendiri warga, pelaku babak belur hingga tak sadarkan diri. Pelaku kemudian diselamatkan sejumlah security GMTD yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.
Agung, salah seorang saksi mata menyebutkan, korban dijambret saat melintas menggunakan sepeda motor di depan GMTD. Tiba-tiba dari arah belakang, pelaku mengendeai sepeda motor langsung berusaha menarik tas korban. Namun sayang, aksinya gagal karena sepeda motor pelaku oleng hingga terjatuh.
“Pelaku sendirian pak naik motor. Pelaku dari arah belakang memepet korban dan langsung menarik tas korban. Mungkin karena terlalu rapat jadi sepede motornya goyang sampai dia jatuh,” kata Agung.
Korban usai dijambret langsung melayangkan laporan ke Mapolsek Tamalate. Kepada wartawan korban mengaku, bahwa pelaku terjatuh dari sepeda motor karena saat menarik tas, dirinya melawan dan berusaha mempertahankan tas miliknya.
“Saya kaget pak dia (pelaku) langsung tarik tas ku. Saya bertahan pak sampai dia jatuh,” ujar korban.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Burhanuddin yang dikonfirmasi terpisah mengaku kalau pelaku masuk dalam komplotan begal yang kerap beraksi di Jalan Tanjung Metro Tanjung Bunga.
“Pelaku ini sudah lama kita cari. Dia memang masuk komplotan begal yang sering beraksi di Jalan Metro Tanjung Bunga. Pelaku terbilang sadis, karena tidak segan-segan melukai orang dengan badik dan anak panah jika korbannya melawan. Pelaku sementara diproses di Polsek Tamalate,” jelas Kompol Burhanuddin. (jul-ril)