Site icon Berita Kota Makassar

Perluasan Bandara Dimulai Awal 2017

MAROS,BKM — Proyek perluasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (Sulhan) akan dipercepat pada triwulan pertama tahun 2017.
Untuk mendukung rencana tersebut, pihak Angkasa Pura I telah meminta proses pembebasan lahan tahap III seluas 12, 6 hektar yang dipusatkan di kawasan Bandara kecamatan Mandai dipercepat.
General Manager PT Angkasa Pura I, Akhmad Munir meminta pihak terkait segera menyelesaikan proses pembebasan lahan terkait proyek perluasan Bandara.
“Perluasan bandara ini sudah dirancang sejak beberapa tahun lalu. Kita berharap tahap pembebasan lahan tahap tiga ini berjalan lancar. Proses pembebasannya akan dimulai tahun ini yakni bulan depan,” jelasnya, Kamis (10/3).
Dia meminta panitia yang telah dibentuk bekerja maksimal. Sejauh ini, kata Akhmad Munir, tim panitia sudah mulai melakukan pengukuran dan pemanggilan pemilik lahan. Sebisa mungkin, panitia menghindari timbulnya konflik di masyarakat, utamanya terkait pembebasan lahan.
“Pada dasarnya, kita tidak ingin ada konflik dalam pembebasan lahan. Makanya kami meminta panitia untuk bekerja maksimal,” jelasnya.
Sementara itu, Service Humant Devolopment PT Angkasa Pura I, Harry Budi Waluyo menuturkan, proyek perluasan Bandara Sulhan ditujukan untuk area terminal dan cargo park. Alasannya, terminal yang ada saat ini sudah tak mampu menampung calon penumpang. Berdasarkan data yang dimiliki Angkasa Pura, jumlah penumpang di Bandara Sulhan mencapai 9,2 juta pertahun. Sementara kapasitas yang ada sekarang hanya mampu menampung 7,9 juta penumpang pertahun.
“Progres pertama pembangunan bandara untuk perluasan area terminal dan cargopark. Karena saat ini area terminal sudah sangat tidak memadai dengan meningkatnya jumlah penumpang pesawat. Setiap tahun jumlah penumpang sudah mencapai 9,2 juta pertahun sementara kapasitas bandara hanya 7,9juta,” jelasnya.
Untuk perluasan bandara, PT Angkasa Pura membutuhkan lahan sekitar 80 hektar. Sementara yang sudah dibebaskan baru mencapai 67, 6 hektar. (ari-ril)

Exit mobile version