Site icon Berita Kota Makassar

Diserang Pemotor, Putra Lurah Tamangapa Dipanah

ilustrasi

MAKASSAR, BKM — Nasib apes dialami Muhammad Rangga alias Bejo (20), putra Lurah Tamangapa, Arifuddin. Dia menjadi korban penyerangan yang dilakukan oleh pelaku yang tidak diketahui.
Saat kejadian, Jumat dinihari (11/3) pukul 03.30 Wita, Rangga berada di depan Alfamart Jalan Antang Raya. Tiba-tiba saja dia diserang sekelompok pemuda yang berboncengan motor. Para penyerang menggunakan busur dan anak panah.
Akibatnya, dua anak panah bersarang di dada kiri dan lengan kanan korban. Usai melakukan aksinya, para pelaku langsung kabur. Sementara korban yang terluka dilarikan ke rumahnya, sebelum akhirnya dibawa ke ruang IGD RS Ibnu Sina untuk dilakukan operasi untuk mencabut anak panah yang tertancap di tubuhnya.
Informasi yang diperoleh di TKP, diduga kuat para pelaku yang melakukan penyerangan bermotif dendam. Sebab selama ini korban sering berada di Mapolsek Manggala dan beberapa kali ikut berpatroli bersama anggota Polsek Manggala. Diduga kuat pelaku dendam lantaran pernah ditangkap polisi.
Ayah korban, Arifuddin yang dikonfirmasi, membenarkan kalau anaknya diserang pengendara motor yang berboncengan saat berada di depan Alfamart.
”Setahu saya anakku itu penyabar. Tidak pernah punya persoalan dengan orang lain. Jadi saya kaget begitu mendengar dia jadi korban penyerangan pelaku yang menggunakan panah,” ujar Arifuddin, kemarin.
Saat dibawa ke RS Ibnu Sina, dokter langsung mengambil tindakan dengan mengoperasi Rangga. ”Dari keterangan dokter, anak panah yang menancap di dada anak saya tembus ke lambung, sehingga harus dilakukan operasi,” terang Arifuddin lagi.
Sementara Kapolsek Manggala, Kompol Akbar Setiawan mengatakan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku, yang identitasnya sudah dikantongi. ”Insya Allah, pelaku akan segera kami temukan. Identitasnya telah kami ketahui,” ujarnya.
Korban, kata Akbar, masih dalam perawatan medis sehingga belum bisa dimintai keterangannya. “Nanti setelah korban dimintai keterangan, akan lebih diketahui lagi kedua pelaku yang memanahnya,” tandas Akbar. (ish/rus)

Exit mobile version