JENEPONTO, BKM — Masa libur selma dua hari, mulai Sabtu hingga Minggu pekan kemarin dimanfaatkan Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar memimpin kegiatan kerja bakti di aeral Taman Sisiwa di Jalan Lingkar Bontosunggu Kota, Minggu (13/1).
Dalam kegiatan ini, Iksan didampingi sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup kerjanya. Kerja bakti juga melibatkan puluhan mahasiswa KKN dari Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar.
Iksan disela-sela kerja bakti kepada wartawan mengatakan, tak ada masalah mengisi hari libur dengan kegiatan kerja bhakti.
“Selain sebagai ajang olah raga, kerja bakti juga untuk membiasakan kita hidup bersih. Kalau di Makassar itu kerja baktinya namanya LISA (Lihat Sampah Ambil), nah kalau di Jeneponto Cilla (Cini Loro Allei). Kalau ini dibiasakan, ke depan saya yakin Jeneponto bisa meraih Piala Adipura dan Piala Adywiyata,” jelas Iksan.
Lanjut Iksan, bahwa pihaknya telah melakukan pembenahaan dan penambahan areal untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH). Sementara Taman Turatea di lembah Bontosunggu akan menjadi ikon Jeneponto. Kata Iksan, Taman Turatea jarang dimiliki kabupaten lain yang menggunakan konsep taman dan hutan di dalam kota.
“Kalau ini dioptimalkan saya yakin Jenepontota Gammara bisa terwujud,” harap Iksan.
Sementara itu Camat Binamu, Edy Irate menambahkan, Taman Siswa sudah banyak dimanfaatkan oleh kalangan pelajar untuk melakukan kelompok. Hanya saja, kesadaran para pelajar belum maksimal dalam hal kebersihan taman.
“Sampah dan kembang yang banyak rusak menunjukkan kesadaran para pelajar dalam masalah keberishan belum maksimal. Kita harap siapapun yang memanfaatkan taman ini bisa menjaga kebersihannya,” harap Edy Irate. (krk-ril/c)