Site icon Berita Kota Makassar

Wali Kota: BKM Itu Ibarat Air Terjun

Program Majurong, Maroasi, Maccarong Resmi Diluncurkan

Program Majurong, Maroasi, Maccarong Resmi DiluncurkanMAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar, H Moh Ramdhan Pomanto memberi apresiasi mendalam terhadap berbagai kegiatan yang dilaksanakan Harian Berita Kota Makassar. Utamanya dalam mendukung program yang menyasar berbagai aspek di lorong.
”Mata air itu sangat bermanfaat bagi manusia sebagai sumber kehidupan. Tapi Berita Kota sekarang tidak lagi sekadar mata air. Tapi ibarat air terjun. Memberi banyak manfaat kepada orang-orang di sekitarnya, seperti airnya untuk diminum dan bisa dilakukan aktivitas lain darinya,” kata Wali Kota pada launching program Majurong (Makassar Majukan Lorong), Maroasi (Makassar Lorong Aspirasi) dan Maccarong (Makassar Cara’dde-cara’dde di Lorong), Minggu (13/3) pagi di Kelurahan Camba Berua, Kecamatan Ujung Tanah.
Lauching dihadiri sejumlah pimpinan SKPD, unsur muspika, para lurah se-Kecamatan Ujung Tanah serta tokoh masyarakat setempat. Tak terkecuali Lurah Camba Berua, Reskianto dan sejumlah elemen masyarakatnya.
Camat Ujung Tanah, Andi Unru mengaku bersyukur karena wilayah Kelurahan Camba Berua dipercaya menjadi lokasi launching Majurong II, Maroasi dan Maccarong.
Program Majurong, Maroasi, Maccarong Resmi Diluncurkan“Awalnya kepada Pemred Berita Kota saya tawarkan Kelurahan Tabaringan. Tapi Pak Pemred bilang, kalau Tabaringan sudah terkenal dan sudah tertata dengan baik,” ujar Andi Unru dalam sepatah katanya.
Setelah itu, lanjut Unru, pihaknya ke Kelurahan Camba Berua. ”Kami mencari lokasi yang belum tertata, untuk ditata. Termasuk menentukan lokasi percontohan lorong. Alhamdulillah sekarang lorong di Camba Berua sudah tertata dengan baik, berbeda dengan beberapa bulan lalu,” katanya.
Menurutnya, lorong di Camba Berua ini ditata atas kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakatnya. “Makanya kami ucapkan terima kasih kepada Lurah Camba Berua dan masyarakat Camba Berua menata lorong ini,” terangnya.
Program Majurong, Maroasi, Maccarong Resmi DiluncurkanUnru juga menyampaikan bahwa warga Camba Berua tidak sabar menanti kedatangan wali kota. Tiga Minggu lalu, menurutnya, warga selalu bertanya, kapan wali kota datang. “Dan alhamdulillah sekarang pak wali sudah ada di wilayah kami,” kata Unru lagi.
Sementara itu, Direktur Utama Berita Kota Makassar, Mustawa Nur saat memberikan sambutan mengatakan, sebelum program Majurong, Maroasi dan Maccarong, Berita Kota lebih dulu melaksanakan program Makassar Bebas Sampah (Mabasa) dan Makassar Bersihkan Lorong-lorongta (Mabello).
“Dulu saat Pak Danny sudah terpilih tapi belum dilantik, kami telah menggelar Mabello karena kami tahu Pak Danny adalah anak lorong. Dan kegiatan ini mendapat sambutan yang antusias dari warga Makassar,” kata Mustawa.
Menurutnya, Berita Kota membantu Pemkot untuk memacu partisipasi masyarakat membersihkan wilayah mereka. Misalnya soal sampah. Saat Mabasa dan Mabello, Berita Kota malah menyiapkan hadiah bagi orang yang membuang sampah sembarangan. “Fotonya dikirim ke Berita Kota lalu kami berikan hadiah,” jelasnya.
Tahun ini, kata Mustawa, Berita Kota memperkenalkan dua program baru yakni Maroasi dan Maccarong. “Kalau Majurong sudah kami gelar sejak tahun lalu, tahun ini adalah tahun kedua. Sekarang yang baru adalah Maroasi dan Maccarong,” ujarnya.
Program Majurong, Maroasi, Maccarong Resmi DiluncurkanMajurong adalah program untuk menata lorong yang belum ditata. Maksudnya adalah agar lorong-lorong yang belum tertata diperhatikan baik oleh masyarakat maupun pemerintah.
“Sedangkan Maroasi atau lorong inspirasi adalah khusus untuk lorong-lorong yang sudah tertata dengan indah. Maksudnya adalah agar lorong-lorong ini terus diperhatikan. Soalnya, banyak lorong yang sudah ditata, tetapi setelah itu dibiarkan begitu saja, akhirnya kembali kotor dan jelek,” jelas Mustawa.
Maccarong sendiri, lanjutnya, adalah lorong percontohan untuk melatih warga supaya lebih cerdas dalam memilah sampah. “Muaranya nanti adalah kesadaran dan kemampuan warga memilih sampah dan menghadirkan bank sampah. Kalau ada bank sampah, maka akan membantu ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Untuk itu, Mustawa berharap banyak kepada warga dan pemerintah, baik SKPD, camat dan lurah bersama-sama Berita Kota melaksanakan kegiatan ini dalam rangka menghadirkan lorong yang indah seperti yang diinginkan Wali Kota Makassar.
Program Majurong, Maroasi, Maccarong Resmi DiluncurkanSetelah Dirut Berita Kota Makassar, giliran Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto memberikan sambutannya. Di awal sambutannya, Danny mengaku kagum dengan perkembangan lorong di Makassar, termasuk di Ujung Tanah.
Danny mengatakan, banyak orang yang selalu bertanya pembangunan apa yang telah dilakukannya. Pertanyaan ini dijawab Danny dengan santai.
“Kalau mauki lihat apa yang sudah dibangun, silakan jalan-jalan ke lorong. Sebagian besar lorong kita sudah ditata dengan baik. Membangun lorong menuju kota dunia,” kata Danny mendapat aplaus dari masyarakat.
Tahun ini, lanjutnya, untuk memperindah lorong, Pemkot Makassar menganggarkan lampu jalan di lorong. “Nanti lorong di Camba Berua ini kami akan terangi dengan lampu jalan supaya hidup saat malam hari,” kata Danny yang kembali mendapat aplaus dari masyarakat.
Danny juga mengaku bangga karena bisa memajukan lorong di Makassar. Karena lorong ini, kata dia, banyak tamu-tamu asing yang penasaran ingin melihat lorong. “Baru-baru ini wali kota se-ASEAN kita ajak lihat lorong. Begitupun saat Dubes Australia untuk Indonesia merayakan kemerdekaan Australia, kita ajak ke lorong untuk merayakannya,” katanya.
“Makassar kini sudah sejajar dengan kota-kota lain di dunia. Ini semua berkat warga, termasuk warga lorong,” tambahnya.
Diakui Danny, dirinya sangat suka dengan nama program yang menggunakan bahasa Makassar. Alasannya sangat bisa diterima akal.
”Saat ini tenaga kerja asing siap-siap menyerbu Indonesia, menyusul diberlakukannya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). Mereka ramai-ramai belajar bahasa Indonesia. Tapi tidak dengan bahasa Makassar,” jelasnya.
Pada rangkaian launching ini, diserahkan piala bergilir Mabasa dan Majurong untuk kecamatan yang tahun lalu diterima Kecamatan Mariso. Piala ini diserahkan Camat Mariso, Hasan Sulaiman kepada wali kota lalu diserahkan kepada Dirut Berita Kota Makassar untuk diperebutkan kembali tahun ini.
Usai penyerahan piala bergilir, wali kota sempat melakukan dialog dengan warga. Ada tiga warga yang bertanya kepada wali kota, mulai persoalan UKM lorong, PAUD hingga air PDAM yang tidak mengalir. Ada pula yang berharap bantuan untuk masjid yang ada di sekitar lokasi lauching.
Wali Kota meminta agar permintaan warga itu dicatat dan ditindaklanjuti oleh SKPD masing-masing. Sementara khusus untuk bantuan atap masjid, Danny langsung memutuskan memberikan bantuan secara pribadi .
Sebelum meninggalkan Camba Berua, Danny Pomanto sempat melakukan fooging di salah satu lorong di Camba Berua.
Terpisah, Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kota Makassar, Ahmad Kafrawi memberi apresiasi dan mendukung tiga program Harian Berita Kota Makassar yang baru saja dilaunching wali kota.
“Saya salut dengan harian BKM. Perannya sebagai media membantu membawa sebuah perubahan positif bagi masyarakat Kota Makassar,”kata Ahmad Kafrawi.
Menurut Ahmad, program Maccarong menjadi perhatian DTRB karena berkaitan dengan kelancaran tugas dan fungsi DTRB dalam penataan tata ruang.
“Saya bilang seperti itu, karena esensi kata caradde berarti pintar. Itu yang akan diwujudkan di tengah masyarakat. Sementara kaitan dengan penataan ruang, diimbau kepada masyarakat yang melakukan proses mendirikan bangunan tidak menggunakan jasa orang lain atau calo. Tetapi sebaiknya mendaftarkan sendiri dan memenuhi persyaratan yang berlaku. Tentunya kami akan melakukan pelayanan sesuai SOP yang ada,” jelas Ahmad.
Hal serupa juga diungkapkan Kepala Badan KB Kota Makassar, Daniel Pakambanan. Kata dia, program KB semata untuk mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
“Penciptaan perilaku dan pola pikir masyarakat, caradde atau pintar akan mengarah pada peningkatan kesejahteraan melalui program KB. Kami siap mendukung program pemkot dan Harian Berita Kota Makassar dengan mensinergikan usulan atau rencana yang lebih efektif dan efesien. Program ini kan menyangkut pembangunan manusia,” tandasnya. (arf-ucu/rus)

Exit mobile version