MAKASSAR, BKM–Polemik yang terjadi dalam penentuan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Makassar antara kubu Jalaluddin Akbar dengan HM Yunus tidak menganggu proses pelantikan DPD terhadap Yunus sebagai ketua, 30 Maret mendatang.
Meski Yunus yang telah terpilih sebagai ketua DPC Hanura Makassar, membuat kubu Jalaluddin tak tinggal diam. “Kita tunggu saja tanggal mainnya,”ujar Jalauddin tanpa memperjelas apa yang dimaksud dengan kalimat tanggal main.
Sementara itu, Ketua DPC Hanura Makassar Yunus mengatakan, pelantikan DPC Hanura Makassar untuk periode 2016/2021 tetap akan dilaksanakan 30 Maret. “Pelantikan ini dijadwalkan setelah DPD Hanura Sulsel menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan untuk melanjutkan kepengurusan Jalaluddin Akbar di Hotel Singgasana. Semua petinggi DPD akan hadir,”ujar Yunus di DPRD Makassar, Senin (14/3).
Soal kubu Jalaluddin Akbar, Yunus yang juga Ketua Fraksi Hanura DPDR Makassar ini menolak jika Hanura Makassar dikatakan kubu-kubuan. Pasalnya lanjut dia, Muscab hanya satu yang legal. “Tidak ada lagi kubu-kubuan, yang jelas kami mengundang kader Hanura, ” jelasnya.
Adapun struktur kepengurusan DPC yakni Maskur Yusuf sebagai ketua Dewan penasehat dibantu Husaim Hakim sebagai sekretaris dengan anggota masing-masing Mustaqbir Sabri, Ilyas Maedama dan Harmoni.
Untuk Dewan Pakar diketuai Andi Karim Beso Manggabarani, sekretaris Jhon Kadiamang dan anggota Baso Faisal.
Sementara pengurus DPC yakni Ketua HM Yunus, Wakil Ketua Andi Haryono Saleh, Ahmad Zainuddin, Andi Kadir, Nur Ilham Tahir, Muslihin Rais, Lasarus Egon Sahib, Asrul Wahyuddin, Jufri Pabe, Syamsul Alam, Aslam, Sahrul Maulana, Fajar Sugianto, Arwin Abdullah, Haris dan Muliati.
Sekretaris dijabat Andi Amrullah Jaya dan wakil Sekretaris Umar Data, Irwandi, Nursang Noer, Elpisah, Filki Yajki, Iksan, Irma Arianti Sannang.
Untuk jabatan Bendahara Ahmad Jayadi, wakil Bendahara Andi Ayu Purnama, Novrita Sari Mansur, Nuraeni Jafar, Kartini, Kristina Welly Karyulfa, Nurhana dan Fitriani. (ita/rif)