Site icon Berita Kota Makassar

Pertemuan Prasetyo-SYL Disoroti

MAKASSAR, BKM — Rencana pertemuan Jaksa Agung, HM Prasetyo dengan Gubenur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Makassar, Senin (14/3) menuai sorotan sejumlah penggiat anti korupsi di Makassar.
Salah satu sorotan datang dari Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi. Mereka menilai jika kunjungan Jaksa Agung sekaligus bertemu dengan Gubernur Sulsel adalah hal yang kurang relevan.
“Kunjungan JA ini saya anggap tidak tepat, apalagi Kejati Sulselbar saat ini sedang menangani sejumlah kasus korupsi dalam skala besar, khususnya yang terjadi di lingkup Pemprov Sulsel. Salah satu kasus yang banyak menyita perhatian publik, yakni kasus Bansos Sulsel,” tegas Ketua Badan Pekerja ACC Sulawesi, Abdul Mutthalib, Senin (14/3).
Menurut Mutthalib mengatakan, pertemuan Jaksa Agung dengan Gubernur, dikhawatirkan akan menimbulkan konflik kepentingan yang ia nilai bisa mengikis independensi kinerja lembaga hukum, seperti kejaksaan untuk mengusut kasus-kasus korupsi di Sulselbar.
“Jaksa Agung kan tidak memiliki hubungan hierarki dengan Gubernur. Jadi pertemuan ini tidak relevan dan rentan menimbulkan konflik kepentingan yang bisa mengganggu kinerja pemberantasan korupsi di Sulselbar,” jelasnya.
Mutthalib menuturkan Jakasa Agung adalah simbol penegakan hukum yang mestinya independen. Dengan menjaga etika dan kepatutan komunikasi dengan menjauhi komunikasi yang bersifat politis.
Pihaknya meminta sebaiknya Jakasa Agung lebih memaksimalkan kunjungannya ke Sulsel, untuk memacu kinerja Kejati Sulselbar dan jajarannya, yang selama ini melempem dalam mengusut kasus-kasus korupsi di Sulselbar. (mat-ril)

Exit mobile version