MAKASSAR, BKM–Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel mengaku siap melaksanakan ujian nasional (UN) yang dimulai tanggal 4 April untuk siswa tingkat Sekolah Menegah Atas (SMA).
Sementara untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dijadwalkan 9 Mei mendatang.
Sekretaris Disdik Propinsi Suksel H Salam Soba, Senin (14/3), mengatakan, pelaksanaan UN tahun ini kurang lebih sama dengan tahun sebelumnya, melalui ujian nasional berbasis komputer (UNBK) atau sistem computer base test (CBT) dan ujian tertulis.
“Kita sudah melakukan berbagai persiapan, mulai tahapan pengimputan data melalui sistem dapodik (daftar peserta didik) ke puspendik, penandatanganan MoU penyelenggara UN di kabupaten/ kota. Termasuk sosialisasi,” ujarnya saat dihubungi BKM.
Salam juga mengungkapkan, tahun ini jumlah peserta UN sebanyak 300 ribu siswa , baik di tingkat SMP, SMU dan SMK sederat. Sementara pelaksanaan UNBK di sulsel sebanyak 142 sekolah.
“Untuk tingkat SMP sebanyak 18 sekolah, SMU sebanyak 41 sekolah dan SMK sebanyak 83 sekolah. Kita tidak menargetkan jumlah sekolah yang melaksanakan UNBK, tetapi kita harap semua sekolah nantinya bisa melakukan UNBK,” terangnya.
Lanjut Salam, pelaksanaan UN telah dipersipakan dengan matang, termasuk penyediaan anggaran UN. “Tahun ini nilai anggaran UN di Sulsel kurang kebih Rp141 milliar, anggaran itu sudah termasuk pengawasan UN. Anggaran UN diberikan di setiap daerah melalui masing-masing sekolah,” katanya.
Lebih jauh, kata mantan Plt Kadis Pendidikan Sulsel itu, pelaksanaan UN diharapkan berjalan dengan lancar dan diharapkan semua kabupaten/kota ikut berperan aktif mensukseskan pelaksanaan UN.
“Mengenai distribusi naskah soal UN kita harap 20 Maret sudah ada di provinsi. Saat ini kan sudah proses packing di percetakan di Bogor. Adapun jadwal UN untuk SMA dan SMK sederajat tanggal 4 sampai 6 April. Sementara SMP sederajat tanggal 9 sampai 12 Mei,” jelas Salam.
Salam juga mengaku, hingga saat ini persiapan UN di Sulsel tidak ada kendala. Termasuk penentuan remote area pelaksanaan UN. Untuk distribusi remote area dilakukan di Selayar dan Lutra.
Sementara itu, kesiapan pelaksanaan UN juga dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Makassar, Alimuddin Tarawe.
Menurut Alimuddin, seluruh sekolah di Kota Makassar siap melaksanakan ujian nasional. Kesiapan ini diketahui setelah melakukan pendataan.
“Sebanyak 47 sekolah tingkat SMP, SMA dan SMK menyatakan siap melaksanakan UN dengan cara manual dan CBT,” kata Alimuddi Tarawe.(ucu-arf/war)
