Site icon Berita Kota Makassar

Takut Ditembak, Pembobol Gudang Serahkan Diri

MAKASSAR, BKM — Mengaku trauma melihat sejumlah rekannya terkapar akibat dihadiahi timah panas petugas, salah satu pelaku kasus pembobolan gudang di Makassar bernama Hendra (29) akhirnya menyerahkan diri ke pihak berwajib.
Pelaku yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pembobolan sejumlah gudang di Makassar ini datang menyerahkan diri dengan wajah pasrah ke Ditreskrimum Polda Sulselbar, Minggu (13/3) siang.
Dihadapan petugas, Hendra mengakui perbuatannya terlibat aksi pembobolan diwilayah Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya. Dia mengaku takut ditembak setelah melihat berita penembakan terhadap rekannya yang lebih dulu diamankan.
“Terus terang pak saya kesini menyerahkan diri karena trauma lihat teman saya ditembak sama polisi. Saya tidak mau juga ditembak, lebih baik saya yang datang dari pada saya yang kabur jadi buronan,” beber Hendra, gemetar.
Sebelumnya dalam kasus yang sama, petugas berhasil menciduk sejumlah rekan Hendra. Satu pelaku bernama Thamrin lebih awal dicokok di rumah istri ke empatnya di Kabupaten Maros.
Setelah mengamankan Thamrin, polisi kemudian mengembangkan kasus ini dengan menangkap Asri dan Iwan. Keduanya diamankan dalam kasus penikaman terhadap rekannya sendiri di wilayah Barombong.
Para pelaku ini sekarang resmi ditetapkan sebagai tersangka dan kini telah mendekam di Mapolsek Panakkukang.
“Jadi tersangka telah mengakui perbuatannya. Hasil kejahatan mereka dibagi rata Rp120 juta per orang. Kami juga masih melakukan pengejaran terhadap dua rekannya yang berinisial BR dan AR,” ujar Kanit Resmob Ditreskrim Polda Sulsel, Kompol Muh Yadin, Senin (14/3).
Dari tangan tersangka Hendra, polisi menyita 5 buah obeng ukuran besar yang diakuinya digunakan untuk membongkar brankas. (ish-ril)

Exit mobile version