Site icon Berita Kota Makassar

Bupati Buka Musrenbang 2016

BARRU, BKM — Bupati Barru H Andi Idris Syukur membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) RKPD 2016 tingkat Kabupaten Barru di Aula Colliq Pujie, Selasa (15/3). Kegiatan ini dihadiri Kepala BKPMD AM Yamin, mantan mantan Penjabat Bupati Barru mewakili Gubernur.
Turut hadir Wabup H Suardi Saleh, Kepala Bappeda Sulsel, Wakil Ketua DPRD Andi Wawo Mannojengi, Ketua PN, Ketua PA, Unsur Forkopimda, Akademisi, anggota DPRD Barru, Kepala SKPD, Camat, Kades, Lurah, tokoh masyarakat, LSM dan sejumlah tokoh masyarakat.
Gubernur dalam sambutannya menyatakan Musrembang merupakan kegiatan wajib dan merupakan penjelmaan dari rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Visi Pempov Sulsel dan RPJMD sebagai pilar pembangunan nasional dan simpul dari jejaring kesejahteraan.
“Peningkatan signifikan dari pertumbuhan ekonomi Sulsel sebesar 7,15 persen, jauh diatas pertumbuhan ekonomi nasional yang baru mencapai 4 persen lebih, tidak terlepas dari kekuatan musrembang yang menyertakan peran masyarakat dalam pembangunan,” beber Yamin
Target Pemrpov Sulsel, harus dijabarkan seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota melalui kegiatan Musrembang.
“Itulah sebabnya tingkat kemiskinan bisa kita tekan lebih rendah, karena kemampuan membangun kebersamaan,” imbuhnya.
Sementara Bupati Barru H Andi Idris Syukur menjelaskan jika kegiatan Musrembang tingkat Kabupaten berawal dari proses berjenjang, mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga ke Kabupaten. Musrembang diharapkan bisa mengakomodir semua keinginan masyarakat. Walaupun harus ada yang mesti diseleksi dan sangat mungkin ada perampingan kalau sampai di Musrembang kabupaten.
Musababnya karena ada yang diprioritaskan pemerintah. Itulah sebabnya, kita undang seluruh steakholder untuk mengakomodir seluruh kebutuhan masyarakat. Murembang tahun ini sekaligus mengakhiri RPJMD 2010-2015.
Ada 8 target prioritas Pemkab Barru yang diharapkan tercapai dari RKPD 2016, Kata Idris, yakni peningkatan akses pelayanan pendidikan, upaya peningkatan akses pelayanan kesehatan, percepatan penanggulangan kemiskinan, peningkatan SDM yang unggul dan inovatif, peningkatan sektor agrobisnis dari hulu hingga ke hilir, pembangunan infrastruktur yang memiliki interkoneksitas antar daerah, peningkatan pelayanan masyarakat dan peningkatan kebersamaan dan keagamaan. (udi/C)

Exit mobile version