MAKASSAR, BKM –Dinas Kelautan, Perikanan, Peternakan dan Pertanian (DKP3) Kota Makassar mengantisipasi penyebaran virus antraks.
Pencegahan dilakukan dengan cara memvaksinasi ternak sapi dan kerbau di tiga kecamatan yakni kecamatan Manggala, Tamalanrea dan Biringkanaya, Selasa (15/3).
Kepala DKP3 Makassar, Rahman Bando mengatakan, langkah ini ditempuh karena sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan telah terdeteksi penyebaran penyakit antraks mulai menyerang ternak warga.
“Untuk hari ini (kemarin), ada 125 ekor kami vaksin di tiga kecamatan. Pak wali kota mendapatkan informasi kasus antraks di kabupaten, sehingga beliau langsung memerintahkan DKP3. Meski begitu, DKP3 tetap melakukan vaksin ke hewan ternak setiap enam bulan,” ungkap Rahman Bando.
Dia juga menambahkan, untuk tahun 2016 per Januari hingga pertengahan Maret ini sudah ada 1.150 ekor ternak yang telah divaksin.
“Hal ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kota terhadap masyarakat, sehingga dilakukan proteksi sejak dini. Khusus di Kota Makassar, petugas DKP3 menyasar hingga sudut-sudut kecamatan untuk melakukan vaksinasi. Kami punya petugas yang mobile, karena itu kami imbau kepada masyarakat dan kelompok-kelompok peternak untuk menyerahkan ternaknya untuk segera vaksinasi. Ini gratis,” tambahnya. (jun/war).