Site icon Berita Kota Makassar

Keplem Mangkir Wabup Geram

MAKALE, BKM — Musrenbang Kabupaten Tana Toraja digelar Senin (16/3) kemarin di Gedung Dharma Wanita Makale. Acara dibuka Bupati Nicodemus Biringkanae, dihadiri Wakil Bupati Viktor Datuan Batara, Kejari, Kapolres, Ketua DPRD, Ketua IKAT Papua dan sejumlah undangan.
Musrenbang harusnya diikuti semua kepala lembang, lurah, dan camat, namun kenyataannya dari 112 lembang dari 19 kecamatan hanya 25 persen kepala lembang yang hadir.
Kondisi ini sontak membuat Wabup geram. Pasalnya kegiatan ini mengantar tata kelola pemerintahan yang baik di Tana Toraja hendaknya didahului dengan disiplin dan ketekunan melayani masyarakat.
Viktor yang tidak nyaman dengan perilaku para kepala lembang mangkir dari Musrenbang, segera inventarisir penyebab ketidakhadiran sejumlah Keplem.
Keplem yang dipilih masyarakat melalui pesta demokrasi hendaknya mengedepankan kepentingan masyarakat ketimbang kepentingan pribadi.
Keplem kata dia sudah tidak tulus melayani masyarakat dan mendukung program pemerintah, silahkan mundur sebelum dipecat, sebab mengantar Tana Toraja Unggul dan Sejahtera didahului dengan nawacita.
Menurut Wabup salah satu penyebab para Keplem setengah hati melayani masyarakat dan hadiri kegiatan Pemkab, dikarenakan setelah ADD turun dan melibatkan semua anggota keluarga dalam kegiatan.
”Saya pertegas bagi kepala lembang terperiksa dan berurusan dengan hokum karena tindak pidana korupsi akan dipecat karena sudah tidak konsen melayani masyarakatnya,” tandasnya.
Demi kebaikan Tana Toraja yang lebih baik, sambung mantan Kapolres Tana Toraja ini, Bupati dan Wakil Bupati tidak segan mengambil tindakan tegas, pemerintahan Sangmaneta jangan diwarisi kekonyolan pemerintahan sebelumnya.
”Acara resmi saja absennya sudah bolong, apalagi melayani masyarakat, ”singkat bupati Nico saat melampiaskan kekecewaannya (gus/C).

Exit mobile version